Pamekasan (beritajatim.com) – Korp Sukarelawan (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, membagikan bunga bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari HIV/AIDS se Dunia 2022.
Aksi sosial bagi-bagi bunga tersebut dilakukan di dua titik berbeda, yakni di kawasan Car Free Day Arek Lancor dan Sedangdang, Pamekasan, Minggu (4/12/2022). “Seyogyanya peringatan Hari HIV/AIDS se dunia jatuh pada 1 Desember, tapi kami memperingati pada hari ini,” kata salah satu KSR Unit Markas PMI Pamekasan, Maulidi.
Giat sosial tersebut digelar dengan aksi long march di area Car Free Day, diikuti sebanyak 117 KSR dan PMR di Pamekasan. “Melalui kesempatan ini, kami mengajak elemen masyarakat untuk bersama mengetahui tentang bahaya AIDS/HIV,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pmi-pamekasan”]
“Sampai saat ini belum ada obat untuk menangani HIV dan AIDS, tetapi ada obat untuk memperlambat perkembangan penyakit ini, dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita,” jelasnya.
Selama ini seringkali HIV/AIDS tertulis dan disebut sebagai satu istilah, sekalipun HIV dan AIDS memiliki arti yang berbeda. HIV merupakan singkatan dari ‘Human Immunodeficiency Virus’, yakni virus yang dapat menyebabkan AIDS. Jika terinfeksi HIV, maka akan dikatagorikan HIV positif.
HIV menyerang sistem kekebalan tubuh yang biasa disebut pertahanan tubuh terhadap penyakit. Jika sistem kekebalan tubuh seseorang telah dirusak oleh virus, maka akan mengembangkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Ini berarti mereka akan mendapatkan infeksi dan penyakit yang mana tubuh mereka biasanya bisa melawan.
Didiagnosa menderita HIV bukan berarti seseorang memiliki AIDS atau mereka akan meninggal, tetapi perawatan akan memperlambat kerusakan pada sistem kekebalan tubuh. Sehingga orang dengan HIV dapat tetap baik, hidup sehat dan memuaskan. [pin/suf]






