Surabaya (beritajatim.com) – Perubahan iklim (climate change) menjadi ancaman global serius, salah satu dampaknya yang saat ini dirasa adalah kemarau panjang el-nino. Dan, ternyata dari tiga paslon pilpres 2024, hanya bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang memiliki gagasan dalam mengatasi krisis iklim global.
Di wilayah yang mengalami kekeringan di Kecamatan Sambeng Lamongan, Relawan Komite Independen Pemenangan (KIP-Prabowo) Lamongan menggelar rembug rakyat deklarasi dukungan kepada bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Di hadapan ratusan warga, Fandi Utomo, penasihat Relawan KIP-Prabowo menuturkan, tidak ada kemampuan dunia menangani krisis iklim tanpa Indonesia, karena negeri ini memiliki hutan yang sangat luas, masyarakat yang melakukan budidaya yang baik dan penanaman terus menerus. Untuk itu, Indonesia adalah leader and champion untuk penanganan krisis global.
Baca Juga: Muhaimin Iskandar: Energi Perubahan di Jatim, Jabar, Jateng Dahsyat
“Dari tiga paslon pilpres, hanya paslon Prabowo-Gibran yang memiliki visi-misi Net Zero Carbon Emissio, bagaimana Indonesia memimpin dunia dalam penyelamatan planet bumi ini melalui program pelepasan carbon. Itu visi-misi yang luar biasa, tidak hanya menjadikan Indonesia menjadi penyelamat negeri ini, tapi juga global,” ungkapnya.
Pria yang juga Sekretaris MPKT (Majelis Pertimbangan Karang Taruna) ini menegaskan, krisis global ini berdampak pada berkurangnya pangan, energi dan air yang itu kepentingan utama manusia yang tidak bisa ditawar.
“Dari itulah Relawan KIP-Prabowo bergerak masif untuk masyarakat tahu visi-misi Prabowo-Gibran yang luar biasa, dan untuk mewujudkan itu mengajak seluruh masyarakat bergerak untuk mendapatkan kemenangan di Pemilu 2024,” tegasnya.
Baca Juga: Masuki Tahap Akhir, Bupati Ponorogo Kantongi 3 Nama Terbaik Seleksi JPTP
“Net zero carbon itu tidak hanya untuk penyelamatan global, tapi juga mampu mendongkrak ekonomi Indonesia, karena dengan seluruh dunia melaksanakan Carbon Tax, Indonesia berpotensi mendapatkan pendapatan baru senilai Rp 4.000-8.000 triliun per tahun,” paparnya.
Fandi menegaskan, Prabowo-Gibran maju untuk semua, dan kemenangan nanti menjadi kemenangan untuk semua, bukan hanya untuk pendukungnya.
Sementara itu, Ketua Relawan KIP-Prabowo Lamongan, Rumanto menuturkan, Lamongan merupakan daerah rawan kekeringan, apalagi iklim el-nino menjadikan warga Lamongan yang mayoritas juga petani ini kondisinya semakin memprihatinkan.
“Masyarakat antusias dengan deklarasi dukungan Prabowo-Gibran, bahkan siap bergerak hingga tingkat desa untuk mengajak masyarakat bergerak mewujudkan kemenangan di Pemilu 2024. Apapun partainya, Prabowo-Gibran tetap pilihannya,” pungkasnya. (tok/ian)






