Malang (beritajatim.com) – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang mengebut pelipatan dan sortir surat suara Pemilu 2024. Sebanyak 400 orang diterjunkan untuk melakukan sortir dan lipat mengingat Pemilu kurang 28 hari lagi.
Komisioner KPU Kabupaten Malang Mahaendra Pramudya Mahardika menjelaskan, dari 200 orang tenaga lipat sortir yang sebelumnya bekerja secara shift, saat ini ditambah lagi. Sehingga menjadi 400 personel.
Namun demikian, proses sortir dan pelipatan surat suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang masih berjalan 60 persen. “Target awal ada 200 orang, melihat dari evaluasi butuh percepatan, maka akhirnya estimasi sekitar 350 sampai 400 secara shift,” kata Dika sapaan akrabnya, belum lama ini.
Penambahan ini, kata Dika, sudah berjalan beberapa hari yang lalu. Mereka (sortir dan lipat) direkrut dari warga sekitar. Artinya bukan dari penyedia percetakan. “Tambahannya dari masyarakat sekitar. Ada yang dari Kecamatan Pakisaji,” tegasnya.
Diharapkan, dari penambahan personel tenaga lipat dan sortir ini, tanggal 20 Januari 2024, semua surat suara baik Pilpres, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dan DPD bisa selesai.
Sebab, saat ini yang belum tersentuh proses sortir dan lipat tinggal surat suara DPD dan surat suara Pilpres. Padahal Pemilu 2024 tinggal 28 hari lagi. “Total yang rusak ada 1 ribu lebih hingga saat ini. Itu dari 10 juta total surat suara,” ujarnya.
Dika bilang, surat suara yang rusak itu nantinya diganti dengan surat suara yang baru sesuai jumlah surat suara yang rusak. KPU akan melaporkan kepada pihak penyedia untuk dilakukan pergantian surat suara.
Disamping itu, tanggal 20 Januari ini, semua surat suara harus terselesaikan disortir dan dilipat. Mereka (tenaga lipat dan sortir) diharapkan bisa bekerja ekstra agar bisa memenuhi target.
“Gajinya dihitung per lembar. Satu lembar sekitar Rp300 karena ada perbedaan dengan Pilpres dan DPD. Sebab kertasnya untuk DPD dan Pilpres lebih kecil. Pilpres perlembar sekitar Rp200,” bebernya.
“Tidak ada target dalam sortir dan pelipatan. Semakin banyak melipat, semakin banyak gaji yang diperoleh,” pungkasnya. [yog/suf]






