Pasuruan (beritajatim.com) – Korban kecelakaan kereta api (KA) Tawangalun di Pasuruan akhirnya diketahui identitasnya. Korban merupakan satu keluarga yang terdiri dari dua orangtua dan tiga anak. Kedua orangtua itu adalah Muhammad Said (45) dan Mina Qumari (35). Sedangkan ketiga anaknya bernama Anisah Chiril Waro (12), Faiqotul Himmah (7), dan Muhammad Faizin (5).
“Korban semuanya meninggal dunia setelah tertabrak kereta api Tawangalun. Korban tertabrak di perlintasan Dusun Kasuran Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan,” kata Kasi Humas Polresta Pasuruan, Iptu Mardhania Pravita Shanty, Minggu (1/1/2023)
Vita juga menjelaskan, saat menyeberang di perlintasan tak berpalang, korban berboncengan menggunakan sepeda motor. Bapak dan ibu serta tiga anaknya. Nahas, sepeda motor yang dikendarai mereka disambar KA Tawangalun. Korban terlempar. Selanjutnya, mereka dievakuasi oleh tim TRC PKM Rejoso Kabupaten Pasuruan dibantu kepolisian dan warga.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kecelakaan-kereta-api”]
Seluruh korban dilarikan ke RSUD Soedarsono Kota Pasuruan untuk dilakukan visum et repretum. “Untuk kerugian material masih belum dipastikan, masih dalam tahap perhitungan,” lanjutnya.
Dikabarkan sebelumnya satu keluarga tertabrak KA (kereta api Tawangalun) pada Sabtu (31/12/2022) pukuk 19.30 WIB. Korban tertabrak di perlintasan yang tidak ada palang pintu. [ada/suf]






