Surabaya (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur masih menunggu keputusan dari KONI Pusat terkait keikutsertaan tim sepak bola Jawa Timur pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Direktur Badan Pelaksana (Bapel) Puslatda KONI Jatim, Irmantara Subagjo, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait keputusan tersebut.
“Kabarnya memang akhir Januari, dulu sudah pernah dibicarakan yang rencannya akan digelar Desember atau awal tahun ini tapi kami masih menunggu formatnya karena ini penanggung jawabnya adalah Koni Pusat maka kita tunggu keputusan dari sana,” kata Irmantara.
Ia juga mengatakan bahwa jika nantinya sepak bola Jawa Timur akan menggelar Pra Kualifikasi di Surabaya dan memang diikutikan menjadi bagian dari Koni Jawa Timur, pihaknya akan siap memberikan fasilitas.
Sebelumnya, PSSI Jawa Timur memutuskan untuk mundur dari keikutsertaan kualifikasi PON Aceh Sumatra karena keterbatasan dana. Namun, beberapa bulan lalu, PSSI Jatim memastikan akan ikut babak kualifikasi (BK) PON 2024 setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Asprov PSSI Jatim untuk ikut BK PON.
Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat ke PSSI dan daerah yang tidak ikut ada 8 provinsi sehingga nantinya bisa menjadi dua grup.
“Karena PON tidak lengkap jika tidak ada sepakbola. Jadi kami langsung kirim surat ke PSSI dan KONI untuk menggelar BK PON,” kata Ahmad Riyadh. [way/beq]






