Malang(beritajatim.com) – Kodim 0833 Kota Malang menggandeng STIE Malangkucecwara (ABM) dalam program percepatan vaksinasi. Vaksinasi ini dilakukan untuk warga kampus yang belum menerima vaksin, Kamis, (26/8/2021).
Vaksinasi pertama dilakukan untuk 500 orang dosis pertama dan selanjutnya 2 pekan kemudian 500 orang dosis kedua. Total seribu vaksin yang mereka sediakan. Untuk menghindari kerumunan pendaftaran dilakukan secara daring.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
“Untuk hari ini, karena memang vaksin terbatas. Maka kami batasi 500 (dosis). Memang kami sudah punya 1.000 (dosis), nanti untuk dosis keduanya malah tidak kebagian. Jadi hari ini 500 dulu. ABM sudah mendaftarkan. Jadi sudah ada nama-nama pendaftarannya yang dibuka tiga pekan lalu. Jadi kami disini bertugas untuk melakukan vaksinasi,” papar Koordinator Vaksinator, Lettu CKM Kowad Drg Febrina Silaban.

“On the spot 150 untuk warga sekitaran kampus. Tadi ada sekitar 10 orang juga yang tidak lolos screening. Agar vaksin tak terbuang, kita gantikan oleh warga yang melakukan pendaftaran on the spot,” kata Febrina.
Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 STIE Malangkucecwara, Vera Tjahjani mengungkapkan vaksinasi sebenarnya permintaan dari para mahasiswa dan mahasiswi. Sebab, karyawan dan dosen sendiri sudah melaksanakan vaksinasi terlebih dahulu mengikuti tahapan yang menyasar pelayan publik.
“Para mahasiswa kami banyak memang yang KTP luar kota, tapu masih banyak yang tinggal disini. Jadi ini dimaksudkan agar seluruh lingkungan kampus sehat dan warga sekitar di luar juga sehat. Ini untuk menyiapkan diri menuju perkuliahan Hybrid atau offline,” tandasnya. (Luc/kun)






