Madiun (beritajatim.com) – Kirab budaya mewarnai pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPC PDIP Kota Madiun. Sejumlah anggota partai berjalan kaki sembari mengenakan pakaian tradisional menuju KPU Kota Madiun, Kamis (11/05/2023). Mayoritas mereka mengenakan pakaian merah seragam khas PDIP.
Tak hanya itu, ada pula sejumlah kader dan Bacaleg yang mengenakan pakaian tokoh pahlawan nasional yang mirip Ir Soekarno, Sentot Ali Basya, Abdulah Mustafa Prawirodirjo, serta Pangeran Diponegoro.
Ketua DPC PDIP Kota Madiun Anton Kusumo mengatakan, pendaftaran dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sesuai instruksi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. “Kirab budaya tradisional dan tokoh pahlawan nasional bertujuan untuk melestarikan budaya. Sesuai dengan ajaran dari Bung Karno tentang persatuan dan kesatuan, serta berkepribadian dalam berkebudayaan,” ujar Anton.
BACA JUGA:
PDIP Banyuwangi Usung Kekuatan Muda Raup Target 23 Kursi
Pihaknya juga mengingatkan masyarakat tentang Jas Merah. Yakni, Jangan Sekali Sekali Meninggalkan Sejarah. Dari tokoh tokoh pahlawan nasional pihaknya ingin meneladani semangat juang mereka yang menjadi modal utama pada pemilu 2024.
Anton membeberkan jika targetnya tak muluk. Tak hanya menang hattrick, tapi spektakuler. Setiap daerah pemilihan (dapil) harus bertambah satu kursi. “Kami siap mengikuti arahan DPP,” lanjut Anton.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Madiun Wisnu Wardhana mengonfirmasi DPC PDIP menjadi partai pertama yang datang mengajukan surat pendaftaran bakal calon. “Saat ini dilakukan pengecekan verifikasi. Untuk memastikan dokumen yang dibawa ke KPU sudah sesuai dengan ketentuan maupun diunggah di silon,” terangnya.
BACA JUGA:
PPK Dilantik, Maidi: Kota Madiun Harus Bersih dari Money Politic
Wisnu bercerita, beberapa partai politik masih intens berkonsultasi dengan KPU, terkait dengan persyaratan mengurus beberapa dokumen bakal calon.
“PDIP dokumen membawa 30 bakal calon yang diajukan. Sesuai dengan jumlah maksimal kursi yang ada di DPRD Kota Madiun. Tenggat waktu tanggal 14 Mei jam 23.59. Harapannya semua partai politik bisa mendaftar,” kata Wisnu. [fiq/suf]






