Surabaya (beritajatim.com) – TKD (Tim Kampanye Daerah) Jawa Timur mengaku optimistis Prabowo-Gibran pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 2 bisa meraup suara sebanyak 65 persen di Jatim.
Hal ini diungkapkan oleh Boedi Prijo Soeprajitno, Ketua TKD Jatim seusai mendapat tambahan dukungan dari Aliansi Advokat Indonesia Bersatu (AAIB) Jatim pada Sabtu (13/1/2024) malam.
“Terima kasih, kami juga merinding ketika Ketua Umum Aliansi Advokat Indonesia Bersatu (AAIB) Pak Otto Hasibuan mendeklarasikan bersama AAIB Jatim mendukung paslon nomor 02 Pak Prabowo dan Mas Gibran,” katanya seusai menghadiri deklarasi akbar AAIB Jatim untuk Prabowo-Gibran di Surabaya.
Dukungan itu, menurutnya, menjadi energi baru bagi Jatim untuk bisa memuluskan target meraih suara lebih banyak lagi.
Boedi sangat yakin Jatim bisa mencapai target tersebut untuk Prabowo-Gibran, mengingat sebelumnya Gubermur Khofifah Indar Parawansa juga telah resmi mendeklarasikan bergabung dengan paslon 2 sebagai Tim Pemenangan Nasional (TKN).
Menurutnya, Khofifah bukan hanya tokoh Jatim, tetapi juga tokoh nasional, sehingga merapatnya orang nomor satu di Jatim itu bisa mendongkrak elektabilitas Prabowo-Gibran lebih baik lagi di Jatim. “Beliau juga membawai muslimat se-Indonesia, yang kurang lebih anggotanya hampir 20 juta,” imbuhnya.
Beberapa survei akhir-akhir ini, kata Boedi, elektabilitas Prabowo-Gibran di Jatim berada di kisaran angka 47,6 persen, hingga 52 persen. Oleh karena itu, untuk meraih target 65 persen saat ini masih sangat bisa dilakukan.
“Insyaallah, target 65 persen peraihan dalam Pilpres 2024 Prabowo-Gibran di Jatim bisa terealisasi,” pungkasnya. [tok/suf]






