Surabaya (beritajatim.com) – Esports tidak semata soal olahraga namun ada valuasi tinggi sebagai industri. Valuasi ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Hal ini bisa terwujud melalui sejumlah kejuaraan. Salah satunya, Piala Presiden 2022 yang memberikan ruang bagi pengembang gim lokal untuk turut dipertandingkan dan mampu memperkuat penetrasi pasar baik nasional maupun internasional.
Staf Khusus Kesekjenan PB Esports Indonesia (PBESI), Debora Imanuella, memahami di Indonesia tren gaming dan esports begitu besar. Sebagai salah satu komoditi yang diunggulkan, tak heran akhirnya pemerintah mulai memperhatikan industri ini untuk terus dikembangkan agar nantinya bisa membuka banyak peluang untuk memajukan pertumbuhan ekonomi digital.
“Di PBESI ini kami sadar betul bahwa para gamer di Indonesia begitu masif. Hal ini yang bikin PBESI gencar untuk menyadarkan masyarakat bahwa di industri ini ada banyak peluang jenjang karier. Dari sini PBESI ingin memberikan kontribusi dalam perkembangan ekonomi digital dengan membuat akademi Garudaku, mendukung jalannya Piala Presiden Esports 2022, sampai membuka banyak kesempatan sebagai pilihan karier,” jelas Debora.
Berdasarkan data pada tahun 2021, pendapatan industri game di Indonesia mencapai 2,08 miliar dolar AS atau setara Rp30 triliun. Angka ini melonjak dari tahun 2020, tepatnya ketika pendapatan industri game di Indonesia mencapai US$1,1 miliar atau setara Rp15,7 triliun.
Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor ekonomi kreatif Indonesia tahun 2021 pun bisa dibilang memberikan sumbangan cukup baik dalam perkembangan ekonomi secara nasional. Tepatnya tumbuh tumbuh sebesar 4,04 persen. Dari proyeksi tim kajian Kemenparekraf pada 2021, nilai PDB subsektor aplikasi dan gim naik 9,17 persen, dengan proyeksi (nilai) mencapai Rp31,25 triliun.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam mengungkapkan, industri gim mampu mendorong perekonomian Indonesia dari sisi digital.
“Kekayaan intelektual termasuk game lokal merupakan salah satu elemen penting dalam perekonomian Indonesia saat ini. Namun dengan pasar segitu besar, kita masih didominasi oleh publisher asing. Tapi ada fenomena menarik di sini, beberapa game lokal sudah merambah ke film. Ekspansi ini yang sangat potensial untuk mengembangkan ekonomi digital Tanah Air,” terang Neil.
Dari sisi pengembang gim lokal, CEO Battle of Guardian, Alexander Andrew Halim mengakui masih banyak hambatan untuk memasarkan gim buatan anak bangsa. Semua harus dilakukan dengan menjaring komunitas sebagai langkah awal pemasaran. Battle of Guardian menjadi salah satu gim asli buatan anak bangsa yang turut dipertandingkan di Piala Presiden Esports 2022.
Dengan adanya Piala Presiden Esports 2022, Andrew merasa turnamen ini merupakan sebuah wadah yang tepat bagi para developer gim lokal untuk “pamer”. Sudah banyak pengembang gim lokal yang sebenarnya punya karya potensial, hanya saja belum mendapatkan wadah tepat untuk bersaing.
“Dulu, kami berangkat dari komunitas terlebih dahulu. Butuh waktu cukup lama bagi kami untuk memasarkan game Battle of Guardian hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk masuk jadi cabang game di Piala Presiden Esports 2022. Tentu saja kami sangat berterimakasih atas kesempatan ini dan semoga kami bisa berkontribusi besar untuk perkembangan ekonomi digital Indonesia nantinya. Kami juga berharap bahwa dari ajang Piala Presiden Esports 2022, game Battle of Guardian bisa reach out ke komunitas gamers yang lebih besar lagi,” ungkap Andrew.
Gim lokal jadi salah satu kunci untuk mengembangkan sektor ekonomi digital melalui industri game. Dari tahun ke tahun Piala Presiden Esports menjadi ruang untuk unjuk gigi sejumlah game lokal; baik melalui turnamen atau showcase.
Di tahun ini ada tiga game lokal yang dipertandingkan; Battle of Guardians, Battle of Satria Dewa, dan Lokapala. Harapannya Piala Presiden Esports 2022 bisa membawa game berkualitas dari tanah air untuk dikenalkan di Tanah Air serta menemukan pasar yang signifikan baik di Indonesia maupun di luar negeri.
[berita-terkait number=”” tag=”esports”]
Seperti yang dijelaskan oleh Matthew Airlangga sebagai Wakil Ketua Pengelenggara Piala Presiden Esports 2022. Keberadaan game lokal di turnamen skala nasional adalah langkah yang baik untuk memancing antusiasme developer game lokal agar mereka bisa bersaing di industri game tersebut.
“Berbicara tentang proses, yang KINCIR lakukan sejak tahun 2019 dalam menyelenggarakan Piala Presiden Esports adalah selalu melakukan komunikasi dengan developer lokal untuk memotivasi mereka dalam mengembangkan produknya agar siap dan matang ketika dipasarkan. Tujuan yang ingin dicapai dari membawa game-game lokal ini tentu saja agar mampu berkontribusi untuk memajukan ekonomi digital Indonesia,” jelas Matthew
Sebagai penutup, Senior Vice President Bank Central Asia (BCA), Norisa Saifuddin mengutarakan bahwa sejak tahun lalu BCA sudah membuat gerakan Bangga Lokal. Gerakan ini bertujuan untuk menggabungkan UMKM binaan BCA dengan esports. Nantinya, produk-produk lokal akan meramaikan turnamen-turnamen esports, salah satunya di Piala Presiden Esports 2022.
Tak hanya itu, dukungan nyata BCA terhadap Piala Presiden Esports 2022 telah terjalin sejak 2019. Norisa mengatakan bahwa, BCA melihat adanya potensi besar di industri ini untuk memajukan ekonomi digital Indonesia.
“Bukti nyata BCA mendukung sektor industri game dan esports di Tanah Air itu sudah kita tunjukkan sejak 2019 lalu waktu pertama Piala Presiden Esprots digelar. Kami melihat bahwa turnamen ini membawa potensi besar nantinya. Benar saja, dari tahun ke tahun ada perkembangan signifikan yang diperlihatkan, salah satunya adalah mulai menghadirkan game lokal pada Piala Presiden Esports 2020. Hal ini tentu membuat kami makin antusias untuk memberikan dukungan, terutama untuk game-game lokal,” pungkas Norisa. [way/beq]






