Mojokerto (beritajatim.com) – Satu korban kecelakaan kerja di PT PT Hijau Alam Nusantara (HAN) menjalani perawatan di ICU RSUD Prof Dr Soekardar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Korban dalam kondisi kritis karena terlalu banyak menghirup bau limbah cair.
Direktur RSUD Prof Dr Soekardar, dr Djalu Naskutub mengatakan, warga Manduro Manggung Gajah RT 05 RW 01, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto saat ini menjalani perawatan di ICU. “Dalam kondisi gagal nafas, pasien sampai saat ini masih kritis. Iya satu pasien,” ungkapnya, Jumat (24/6/2022).
Pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Kecamatan Porong, Kabupaten Pasuruan pada, Kamis (23/6/2022) sekira pukul 23.00 WIB. dr Djalu menjelaskan, jika saat ini pasien dipasang alat ventilator.
“Pasien menghirup gas cukup lama sehingga mengalami keracunan gas beracun. Hanya satu pasien, kondisinya sampai saat ini masih kritis. Masih dalam penanganan dokter secara penuh di ICU jadi masih dalam pengawasan. Kesadarannya juga turun,” katanya.
Pihaknya belum bisa memastikan jenis gas beracun yang dihirup para korban. Menurutnya dibutuhkan pemeriksaan di loboratorium terkait kandungan racun yang ada di limbah cair yang ada di kendaraan Fuso nopol L 9396 UK milik PT HAN tersebut.
“Iya, kalau menghirup cukup lama sehingga pasien sampai saat ini masih kritis. Kalau menghirup hanya sebentar pasti bisa langsung ditanggani. Yang dihirup pasien cukup banyak sehingga harus menjalani perawatan di ICU,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-kerja”]
Sebelumnya, dua orang karyawan PT Hijau Alam Nusantara (HAN) Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (23/6/2022) tewas. Keduanya tewas saat membersihkan tangki berisi sisa limbah cair.
Korban meninggal dunia, Afatar Febian Ardiansyah (23) warga Desa Manduro Manggung Gajah RT 01 RW 01, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Bambang Arif Purwanto (40) warga Desa Kalidawer, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.
Sementara korban luka, Muhamad Rizal Said (27) warga Manduro Manggung Gajah RT 05 RW 01, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Feri Heri Purwanto (27) warga Desa Kenongo Mulyo RT 02 RW 01, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan dirawat di Rumah Sakit Dian Husada Ngoro. [tin/but]







