Jember (beritajatim.com) – Para guru di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diminta berani berinovasi untuk memacu kreativitas terhadap para siswa. Pemerintah Kabupaten Jember akan mendorong para guru untuk benar-benar merdeka mengajar.
Bupati Hendy Siswanto mengatakan, saatnya guru-guru merdeka mengajar. “Ada inovasi di situ. Guru-guru kita wajib berinovasi. Anak-anak kita dididik kreativitasnya. Kreativitas akan muncul bila guru-guru kita berani berinovasi,” katanya, Minggu (4/12/2022).
Hendy berjanji akan berkolaborasi dengan para kepala sekolah untuk mendukung para guru melakukan inovasi baru. “Merdeka mengajar bukan berarti hanya di dalam kelas. Tapi di luar ruang kelas pun penting, agar anak-anak kita bisa mengimplementasikan pelajaran-pelajaran yang dipelajari,” katanya.
Saat ini sejumlah guru dan sekolah sudah siap melakukan pembelajaran di luar ruang kelas. “Mereka mengajar di luar ruang kelas untuk berinovasi dan merefleksikan pelajaran ilmu pengetahuan alam. Tentu perlu keberanian, keyakinan bahwa dengan inovasi ini anak bisa berkembang lebih cepat pola pikirnya,” kata Hendy.
[berita-terkait number=”3″ tag=”jember”]
Pemerintah juga sudah memperhatikan kesejahteraan guru. “Kami ada insentif guru. Tentunya kita tetap mengikuti regulasi yang ada. Kita tidak mungkin membuar regulasi sendiri khusus guru, karena semua diatur ketentuan pemerintah pusat,” kata Hendy.
Pemerintah Kabupaten Jember siap melaksanakan program pemerintah untuk merealisasikan satu juta guru. “Tahun kemarin Jember sudah mengangkat tiga ribu orang lebih menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Tentunya ini jadi penyemangat bagi guru yang lain. Ke depan, dengan komitmen satu juta guru, tentu Jember akan dapat bagian,” kata Hendy. [wir/but]






