Madiun (beritajatim.com) – Kebakaran melanda rumah milik Kaminem di Dusun Purworejo, RT 14/RW 05, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (15/10/2026) siang. Peristiwa tersebut menghanguskan satu ruangan dapur beserta isinya, serta menyebabkan dua ekor kambing milik korban turut terpanggang api.
Kerugian materiil akibat musibah tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden kebakaran ini.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima oleh petugas dari warga setempat sekitar pukul 14.22 WIB. Tim pemadam langsung meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.37 WIB untuk melakukan pembasahan.
“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Tidak ada kendala berarti dalam proses pemadaman, dan api berhasil dipastikan padam total sekitar pukul 16.15 WIB,” ujar Andy, Kamis (15/10/2026).
Dalam penanganan di lapangan, Damkar Kabupaten Madiun mengerahkan satu armada unit pemadam. Proses pemadaman juga dibantu oleh personel Batalyon Infanteri (Yonif) TP 532 TNI AD, BPBD Kabupaten Madiun, Polsek Saradan, serta perangkat Desa Tulung.

Penyebab Kebakaran dan Imbauan Musim Kemarau
Berdasarkan hasil asesmen dan laporan awal petugas di lokasi, amukan si jago merah diduga kuat bersumber dari sisa bara api di dapur yang belum sepenuhnya padam, lalu menyambar material mudah terbakar di sekitarnya.
Menyikapi kejadian ini, Andy mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Madiun agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah maupun lahan, terlebih di tengah berlangsungnya musim kemarau.
Warga diminta untuk tidak membakar sampah secara sembarangan serta selalu memastikan kompor maupun tungku dapur benar-benar padam sebelum ditinggalkan.
“Kami mengimbau warga untuk tidak sembarangan membakar sampah karena musim kemarau masih berlangsung, serta selalu memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan,” tegasnya. (rbr/but)






