Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran rumah di Kedungkwali Gang 1 Nomor 13, RT 04 RW 03, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diduga disebabkan tabung elpiji. Tabung elpiji ukuran 3 kg tersebut ‘ngowos’ dan muncul percikan api.
Kapolsek Prajurit Kulon, Kompol Muhammad Sulkan mengatakan, saat kejadian pemilik rumah hendak memasak untuk dagangan. “Keterangannya seperti itu (jualan sate). Rencana mau memasak untuk dijual paginya jadi dini hari proses masaknya,” ungkapnya, Jumat (13/1/2023).
Namun saat hendak memasak, tiba-tiba tabung elpiji tersebut ‘ngowos’. Korban langsung membawa tabung elpiji tersebut ke dalam kamar mandi, bermaksud disiram dengan air.
“Tapi katanya muncul asap putih di tabung elpiji itu, tidak lama ada percikan api. Percikan api itu menyambar ke bagian atap sehingga membakar rumah, iya ada tiga korban. Pasangan suami-istri dan anak dari istri pemilik rumah. Saat kejadian, ada empat orang di dalam rumah,” kata Sulkan.
Beruntung satu anak korban selamat. Pemilik rumah, Amos Yuansir (62), mengalami luka bakar serius, istri pemilik rumah, Muji (57), mengalami luka bakar bagian punggung, dan Maimunah (52), adik Pujiati, mengalami luka bakar ringan di tangannya.
“Satu keluarga di rumah itu ada enam orang, dua anak pemilik rumah sedang bekerja di luar jadi tinggal empat orang. Korban ada tiga orang dievakuasi ke RS Gatoel Kota Mojokerto guna mendapatkan perawatan. Dugaan sementara penyebab, tabung elpiji ngowos,” ujarnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”mojokerto”]
Sulkann menambahkan, dari lokasi kejadian pihaknya mengamankan tabung elpiji ukuran 3 kg yang diduga menjadi penyebab kebakaran. Sementara kerugian akibat kebakaran tersebut ditafsir sekitar Rp100 juta.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di sebuah rumah yang terletak di Kedungkwali Gang 1 Nomor 13, RT 04 RW 03, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto terbakar. Selain membakar bangunan rumah, api juga menyebabkan penghuni rumah mengalami luka bakar.
Ada tiga penghuni rumah yang mengalami luka bakar. Ketiganya yakni pasangan suami-istri (Pasutri) Amos Yuansir (62) dan Muji serta adik dari Muji (57), Maimunah (52). Kebakaran diketahui warga sekira pukul 01.30 WIB, api tiba-tiba sudah dalam kondisi membesar. [tin/beq]







