Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana pimpin apel pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2023 di Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81 Pamekasan, Selasa (7/2/2023).
Operasi dengan sandi Keselamatan Semeru 2023 tersebut, dijadwalkan digelar selama 14 hari kedepan, terhitung mulai hari ini hingga Senin (20/2/2023) mendatang.
“Operasi ini awal mulanya dikenal dengan sebutan Operasi Simpatik, dan sekarang menjadi Operasi Keselamatan Semeru dengan leading sektor fungsi lalu lintas, dibantu dengan sektor lainnya,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana.
Selain itu, pihaknya menyampaikan operasi tersebut sangat tidak mungkin hanya dilakukan oleh instansi lalu lintas semata, tetapi dibutuhkan kerjasama dari sektor lain untuk merealisasikan program keselamatan tersebut.
“Jadi sangat tidak mungkin hal ini hanya dilakukan oleh fungsi lalu lintas saja, karena hal ini sangat kompleks. Apalagi lalu lintas dan angkutan jalan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab arus lalu lintas merupakan akses utama masyarakat dalam beraktivitas. “Masyarakat bisa produktif jika beraktivitas, dan aktivitas masyarakat memfokuskan pada sarana lalu lintas yang didominasi para pengguna jalan,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pamekasan”]
“Sehingga jika lalu lintas terputus, aktivitas masyarakat akan terhenti dan tentunya akan berdampak pada sektor perekonomian masyarakat yang sudah mulai kembali berjalan normal,” sambung AKBP Satria Permana.
Dari itu, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat khususnya para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi tata tertib lalu lintas. “Mari kita bersama prioritaskan keselamatan bersama, bagi bagi pribadi maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. [pin/but]






