Sumenep (beritajatim.com) – Penacarian Kapal Putra Sumber Mas asal Lamongan yang hilang kontak di Perairan Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, memasuki hari kelima. Tim SAR mendapatkan informasi baru yakni kapal Putra Sumber Mas ditemukan di Perairan Selat Bali, utara Pulau Lombok.
“Basarnas Kansar Surabaya mendapatkan informasi dari nakhoda tug boat Kharisma Bahari 168, di perairan Selat Bali, utara Pulau Lombok melihat ABK Kapal Putra Sumber Mas,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Kamis (25/1/2024)
Saat itu TB Kharisma Bahari 168 menggandeng BG Kharisma Bahari 98, berlayar dari Saumlakki Maluku Tenggara menuju Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dalam perjalanan pelayaran itu, mereka melihat para ABK Kapal Putra Sumber Mas meminta pertolongan.
“Di tengah laut itu, para ABK Kapal Putra Sumber Mas menggunakan peralatan kapal yang mengapung dan dijadikan rakit,” ujarnya.
Kru TB Kharisma Bahari 168 pun memberikan pertolongan dan menyelamatkan para ABK Kapal Putra Sumber Mas yang terapung di laut. “Para ABK Kapal Putra Sumber Mas ini diminta naik ke kapal TB Kharisma Bahari 168,” terangnya.
Saat dievakuasi ke TB Kharisma Bahari, ABK Kapal Putra Sumber Mas yang ditemukan dalam kondisi selamat sebanyak 12 orang. “Selain 12 orang itu, ternyata ada 3 ABK lagi yang hilang. Hingga saat ini masih dalam proses pencarian,” ungkapnya.
Kapal Putra Sumber Mas dengan 15 ABK berangkat dari Pelabuhan Brondong Lamongan untuk mencari ikan di Perairan Sumenep. Setelah melaut selama 14 hari, kapal berniat kembali ke Lamongan.
“Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin karena kemasukan air laut. Peristiwa matinya mesin kapal itu sempat dilaporkan ABK ke petugas Syahbandar. Namun setelah itu hilang kontak,” terang Widiarti.
Tiga ABK Kapal Putra Sumber Mas yang belum ditemukan hingga saat ini masing-masing bernama Zainal Abidin dan Agus Budi Santoso, keduanya warga Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan, kemudian Slamet, warga Desa Brondong, Kecamatan Brondong, Lamongan. [tem/suf]






