Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah kandang bebek di Dusun Bicak RT 03 RW 03, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/9/2023) dini hari terbakar. Bebek-bebek usia sekitar 2 bulan tersebut mati terpanggang.
Kebakaran terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Sebanyak lima unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi kejadian. Yakni dua dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, satu dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto.
Dua diantaranya milik pabrik di Kota Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo. Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar kandang bebek dengan bebek yang masih berusia 2 bulan tersebut. Tak hanya membakar kandang bebek, api juga membakar dapur.
Dapur berukuran ± 3 x 4 meter2 tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan makan ternak dan mesin untuk pengilingan pokpan. Sekira pukul 04.35 WIB, api berhasil dipadamkan petugas.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat setempat terkait kebakaran kandang bebek di Desa Bicak. “Kandang bebek tersebut milik Pak Agus,” ungkapnya.
Baca Juga: Relawan Bencana Dapat Apresiasi dari Wali Kota Mojokerto
Sekitar 1,5 jam api berhasil dipadamkan. Namun, lanjut Khakim, api membakar satu buah kandang beserta dapur. Luas area yang terdampak kebakaran, untuk kandang bebek ± 10 x 20 meter2, sementara dapur ± 3 x 4 meter2. Pihaknya belum mengetahui penyebab dan kerugian akibat kebakaran tersebut.
“Penyebab kebakaran dan kerugian masih belum diketahui karena selain membakar satu buah kandang, dapur beserta isinya juga terdapat bebek yang berusia 2 bulan. Pemilik belum melakukan penghitungan ada berapa ekor bebek yang terpanggang,” katanya. [tin/ted]







