Kediri (beritajatim.com) – Ada yang berbeda di Kawasan Wisata Gunung Kelud. Tepatnya di sekitar Taman Patung Lembu Suro terdapat beberapa tenda kemah berjajar rapi. Ternyata Kelud kedatangan tamu yaitu dari Korps Adhyaksa.
Sekretaris JAM Intel, Wakajati Jawa Timur beserta Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur datang berkumpul untuk mengikuti berbagai acara di wisata andalan Kabupaten Kediri tersebut.
Rombongan datang sekitar pukul 12 siang dan langsung menuju gedung teater yang disambut oleh Kepala Dinas Pariwisata Kab. Kediri Ir. Adi Suwignyo, M.Si. Kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan film dokumenter tentang eksotisme kemunculan anak gunung Kelud serta erupsi tahun 2014 silam.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kabupaten-kediri”]Tidak ketinggalan potensi unggulan UMKM juga ikut menyambut kedatangan pejabat Kejaksaan tersebut. Ada sekitar 3 stand yaitu Pusat Oleh-Oleh GTT, Mahmud Jaranan dan pernak-pernik khas Kab. Kediri serta berbagai olahan produk perikanan.
Sesjam Intel Dr. H. Sunarta, SH, MH. mengatakan, setelah berkeliling mulai Gedung Teater, Kampung Anggrek dan Taman Agro Margomulyo, potensi wisata Kabupaten Kediri khususnya Gunung Kelud bisa lebih dikembangkan lagi, karena sangat potensial untuk mengundang wisatawan.
“Wisata Gunung Kelud merupakan wisata unggulan Jawa Timur yang tidak jauh dari Surabaya. Termasuk juga buah unggulan yaitu nanas yang rasanya manis. Sekali makan pasti ingin sekali datang ke Kediri lagi,” ujarnya.
Ditemui saat berada di sekitar patung Lembu Suro, Ir. Adi Suwignyo mengungkapkan kebanggaannya terhadap Kelud.
“Alhamdulillah wisata Gunung Kelud Ngancar menjadi destinasi wisata yang dipilih oleh Sesjam Intel untuk dikunjingi bersama staf yaitu hari ini dan besok. Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Sesjam yang mengajak staf-staf nya, semua Kajari se-Jawa Timur berkunjung di wisata Kelud. Tidak hanya berkunjung tetapi juga berkemah disini, menikmati panorama dan suasana yang sejuk,” kata Adi Suwignyo.
“Hal ini menunjukkan bahwa Kelud layak untuk dikunjungi dan dinikmati oleh semua kalangan swasta, pemerintah maupun pecinta alam. Terdapat 28 tenda dan ada homestay juga, malam ini akan menginap disini dan besok pagi akan megikuti adventure dan menikmati indahnya kawah Kelud,” lanjutnya.

[berita-terkait number=”3″ tag=”kabupaten-kediri”]
“Kami akan membimbing dan membina UMKM yang ada di sekitar sini karena pariwisata hambar kalau tidak ada oleh-olehnya. Jadi oleh-oleh yang ada disini mulai dari kaos khas Kab. Kediri dan kuliner-kuliner, akan kita bina dan latih menjadi berkualitas dan pantas untuk mendampingi pariwisata yang mendunia tersebut,” ujarnya.
“UMKM yang paling menonjol di sekitar Kelud tentunya produk-produk pertanian, seperti nanas, durian, alpukat, sirsak serta masih banyak lainnya. Nanti ada juga produk produk berupa olahan untuk mengembangkan serat nanas,” pungkas Munfarid. [adv Kominfo/nng].






