Jember (beritajatim.com) – Jumlah penumpang bus di Terminal Tawangalun, Kabupaten Jember, Jawa Timur, meningkat 20 persen pada saat Idul Adha dibandingkan hari biasa. Mayoritas penumpang menuju Pulau Madura.
Sehari menjelang salat Iduladha, Rabu (28/6/2023) kemarin, ada 190 armada bus beroperasi mengangkut 1.496 orang penumpang. “Kami tidak menyiapkan tambahan armada. Armada mencukupi. Semua penumpang terangkut. Alhamdulillah,” kata Kepala Terminal Tawangalun Pujiono, ditulis Jumat (30/6/2023).
Mayoritas penumpang yang melakukan perjalanan malam lebih banyak memilih bus ke arah Pulau Madura. “Penumpang biasanya pada saat malam. Kalau hari raya Iduladha, memang penumpang ke Madura lebih dominan daripada Idulfitri,” kata Pujiono.
Pujiono mengatakan jumlah penumpang pada masa Iduladha tidak bisa mengalahkan jumlah penumpang pada masa Idulfitri. “Pada puncaknya, jumlah penumpang pada masa Idulfitri bisa mencapai tiga ribu orang lebih. Kendaraan yang beroperasi sekitar 220 unit. Memang kalau Idulfitri ini kan semua kalangan merasakan dampaknya, baik di sektor transportasi maupun lainnya,” katanya.
Jumlah penumpang bus kalah jauh dibandingkan penumpang kereta api. Awal pekan ini saja, Selasa (27/6/2023), jumlah pelanggan yang sudah dilayani PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 9 sudah mencapai 9.254, orang.
Sebanyak 31.766 tiket atau 57 persen dari total kapasitas 56.160 tempat duduk yang tersedia telah dipesan oleh para pelanggan pada rentang waktu perjalanan 28 Juni – 2 Juli 2023. “Meningkatnya pelanggan kereta api pada libur sekolah yang berbarengan dengan libur panjang Hari Raya Idul Adha 144H, tidak terlepas dari perubahan status pandemi Covid-19 menjadi endemi, sehingga persyaratan wajib vaksin bagi para calon penumpang tidak lagi diterapkan sesuai SE Menteri Perhubungan no. 17 tahun 2023,” kata Pelaksana Harian Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Anwar Yuli Prastyo. [wir]






