Blitar (beritajatim.com) – Kementerian Agama Kabupaten Blitar akan kembali menggelar rukyatul hilal untuk menentukan jatuhnya Lebaran. Kegiatan rukyatul hilal ini akan digelar di bukit Banjarsari Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar pada Kamis (20/04/23) mendatang.
Rukyatul hilal di Kabupaten Blitar ini bertepatan dengan hari ke 29 Ramadhan. Sehingga nantinya bila pada kegiatan itu bulan atau hilal terlihat maka hari raya Idulfitri akan jatuh pada tanggal 21 April 2023. Sementara jika bulan atau hilal tidak terlihat dalam kegiatan rukyatul hilal maka puasa akan digenapkan menjadi 30 hari.
“Insya Allah kegiatan rukyatul hilal akan kami adakan pada tanggal 20 April 2023 di bukit Banjarsari Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar,” kata Jamil Mashadi, Humas Kemenag Kabupaten Blitar, Rabu (14/04/23).

Kegiatan rukyatul hilal ini akan diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat, Kemenag Kabupaten Blitar serta Pengadilan Agama Kabupaten Blitar. Serta yang paling utama yakni Badan Hisab Rukyat Hilal Kabupaten Blitar.
Nantinya hasil rukyatul hilal di bukit Banjarsari Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar ini akan dilaporkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Blitar ke pusat. Nantinya hasil pantauan rukyatul hilal ini akan disampaikan dalam Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri.
Kementerian Agama kabupaten Blitar menghimbau masyarakat untuk sabar menanti keputusan dari pemerintah pusat mengenai tanggal 1 syawal atau hari raya Idul Fitri. Masyarakat diminta untuk menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama RI pada tanggal 20 April 2023 mendatang.
“Insya Allah kegiatan ini terbuka untuk umum jadi masyarakat yang ingin melihat proses penentuan Hilal atau melihat Hilal silakan datang ke bukit Banjarsari di kecamatan wonotirto kabupaten Blitar,” jelasnya.
Meski pemerintah pusat belum menetapkan kapan hari raya Idul Fitri tiba, namun organisasi Islam Muhammadiyah sendiri telah menetapkan 1 Syawal jatuh pada tanggal 21 April 2023 mendatang.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/sembilan-perukyah-asal-jawa-timur-lihat-hilal-1-ramadhan-ditetapkan-kamis-besok/
Dengan adanya potensi perbedaan tanggal hari raya Idul Fitri, Kemenag Kabupaten Blitar meminta agar seluruh umat Islam di wilayahnya untuk saling menghormati. Umat Islam di luar Muhammadiyah diminta untuk tetap menghormati keputusan yang telah dipilih oleh organisasi Islam yang didirikan Kyai Ahmad Dahlan tersebut.
Menurut Kementerian Agama kabupaten Blitar perbedaan justru semakin membuat Islam menjadi lebih indah sehingga tidak perlu diperdebatkan jika ada perbedaan tanggal hari raya Idul Fitri 2023.
“Umat Islam di kabupaten Blitar harus saling menghormati meskipun rekan kita dari Muhammadiyah sudah menetapkan hari raya Idul Fitri jatuh tanggal 21 April 2023 mendatang,” pungkasnya. [owi/but]






