Surabaya (beritajatim.com) – Pasir Lumajang atau yang biasa disebut dengan pasir besi merupakan salah satu pasir terbaik untuk bangunan. Tak ayal jika pasir besi Lumajang cukup populer terkait kualitasnya, terlebih di kawasan Jawa Timur.
Pasir Lumajang memiliki kadar lumpur yang rendah dan kandungan besi yang cukup tinggi, menjadikannya pilihan utama untuk konstruksi yang berkualitas. Selain itu, bahan pasir memiliki daya rekat kuat apabila diimplementasikan dengan campuran semen yang tergolong sedikit.
Ada dua jenis pasir Lumajang yang dibedakan berdasarkan penggunaannya. Pertama, pasir beton. Pasir jenis ini umumnya digunakan sebagai bahan pembuatan beton pondasi atau dak. Lantaran tekstur pasirnya yang cenderung lebih kasar.
Sedangkan yang kedua, pasir pasang. Pasir jenis ini yang paling sering dijumpai untuk membangun rumah, seperti keperluan plester, pasang batu bata, hingga keramik.
Selain itu, pasir Lumajang juga dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan proses pengambilannya. Berikut di antaranya;
1. Pasir Paliran
Pasir jenis ini diambil secara manual dengan menggunakan tenaga manusia di aliran air yang ada di kawasan sungai Regoyo. Pasir ini cocok untuk pasir cor atau beton di Jawa Timur karena memiliki butiran yang agak kasar dan berkualitas.Jenis pasir Lumajang ini banyak diminati oleh kalangan developer bangunan dan perumahan. Pasir Paliran memiliki kandungan lumpur yang cukup sedikit dan tidak banyak kerikilnya.
2. Pasir Hisap Mesin
Diambil dengan menggunakan mesin penghisap khusus di aliran air sungai Regoyo. Pasir ini memiliki butiran agak halus, sehingga sangat cocok untuk plester dan pasang batu bata. Pasir Lumajang berkualitas ini juga diminati karena kandungan lumpur dan kerikilnya yang sedikit.
3. Pasir Begoan / Eskavator
Jenis pasir Lumajang ini diambil dengan menggunakan eskavator, sehingga tingkat kekasaran butirannya tergolong cukup besar. Biasanya digunakan untuk proyek-proyek skala besar. (fyi/ian)






