Ponorogo (beritajatim.com) – Penemuan jasad Mrs X di jurang tepi sungai Galok Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo diduga korban pembunuhan. Dugaan itu berdasarkan olah TKP yang dilakukan oleh Polsek Sampung. Dimana ada kejanggalan-kejanggalan dalam penemuan jasad tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum dibuang di jurang, Mrs. X itu diduga sudah meninggal. Karena ada luka bekas jeratan yang ada dileher. Selain itu dugaan lainnya, Mrs. X itu dilempar dari atas, sehingga posisinya tengkurap dan keadaan wajahnya penuh darah.
”Diwajah ada bekas darahnya diduga karena terbentur beton saluran pengairan,” kata Kapolsek Sampung Iptu Marsono, Selasa (23/7/2019).
Selain itu, kata Marsono hasil penelusuran anggotanya disekitar TKP, ditemukan sarung tangan, sandal laki-laki berwarna coklat, jam tangan cewek dan jilbab warna coklat. Saat ditanya apakah korban dalam keadaan hamil, Marsono menyebut belum tahu namun memang perut korban Mrs. X ini besar.
”Ini masih dalam penyelidikan, kami akan sampaikan nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sebelumnya warga Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo digegerkan dengan penemuan jasad perempuan di jurang tepi sungai Galok. Jasad perempuan itu pertama kali ditemukan orang yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”mayat”]
Menurut informasi yang dihimpun oleh beritajatim.com saat ditemukan posisi tersebut dalam keadaan tengkurap dengan kepala dibawah. Dengan ciri-ciri berumur sekitar 30an, dengan kulit putih langsat. Memakai baju jemper biru dan celana jeans serta sepatu sneaker hitam. Dalam penemuan Mrs. X juga tidak ditemukan identitas. Guna untuk kepentingan penyelidikan, polsek Sampung membawa jasad Mrs. X tersebut ke RSUD dr. Harjono Ponorogo utuk divisum. (end/ted)






