Magetan (beritajatim.com) – Jenazah jamaah haji Magetan yabg meninggal di pesawat saat perjalanan pulang ke Tanah Air tiba di rumah duka pada Senin (10/7/2023) pukul 19.54 WIB. Jenazah Sumantri Kasan Mukmin (87) disambut isak tangis keluarga saat sampai di kediaman Dusun Wadung Kelurahan/Kecamatan Parang Kabupaten Magetan.
Kedua putri Sumantri yakni Siti Nurlaila dan Sulastri menangis ketika jenazah sang ayah dikeluarkan dari mobil ambulance RSUD dr Sayidiman Magetan. Keduanya tak kuasa menahan sedih dan sempat meminta untuk melihat wajah terakhir sang ayah sebelum jenazahnya dimandikan.
Terlihat beberapa karangan bunga berasal dari beberapa organisasi perangkat daerah dan badan usaha daerah Magetan berada di sekitar rumah duka. Putri Sumantri yajni Siti Nurlaila menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Air di Sekretariat Daerah Magetan.
Sejumlah kerabat dan tetangga sekitar sudah menyambut jenazsh Sumantri di rumah duka sejak kabar kematiannya tersebar pads Senin (10/7/2023) pukul 10.00 WIB pagi.
Sumantri merupakan salah satu dari 22 orang jamaah haji lansia yang menggunakan kursi roda. Sudah punya penyakit bawaan sejak sebelum berangkat haji. Namun, saat pemeriksaan kesehatan fit dan tetap menggunakan kursi roda saat menjalankan ibadah haji.
“Bapak Sumantri ini sudah lama sakit-sakitan sebelumnya ya. Dan dari kabar yang kami terima, almarhum meninggal dunia di pesawat saat sudah perjalan pulang ke tanah air. Almarhum meninggalkan empat orang anak,” kata Kasmin, Ketua RW 03 Kelurahan Parang, saat ditemui di rumah duka.
Baca Juga: Jemaah Haji Asal Magetan Meninggal di Pesawat, Pilot yang Mengabarkan
Rencananya, usai dipulasara, jenazah Sumantri segera dimakamkan di TPU kelurahan setempat.
Sebelumnya, satu jamaah haji asal Kabupaten Magetan wafat di dalam pesawat saat perjalanan pulang ke tanah air. Adalah Sumantri Kasan Mukmin (87) warga lingkungan Wadung Kelurahan/ Kecamatan Parang, Magetan.
Kabar itu berasal dari telegram yang dikirimkan pilot pesawat kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Juanda Surabaya.
“Dear Bapak Ibu, kami sampaikan berdasarkan telegram dari pilot pesawat yang membawa jamaah SUB – 14. Ada 1 jamaah yang meninggal dunia didalam pesawat. Mohon bantuan bapak ibu KKP. Terimankasih,” tulis pilot.
Plt Kasi PHU Kemenag Magetan, Imam Subakti mengatakan almarhum meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan pulang ke tanah air.
“Beliau adalah Sumantri Kadang Mukmin warga lingkungan Wadung Kelurahan Kecamatan Parang ya. Jenazahnya saat ini tengah dijemput tim ambulan dari RSUD dr. Sayidiman Magetan di embarkasi haji Sukolilo. Jenazah akan tiba di rumah duka jam 19.00 WIB sampai jam 20.00 WIB,” kata Imam, Senin (10/07/2023).
Dengan meninggalnya satu jamaah tersebut, total ada 6 jamaah haji asal Kabupaten Magetan yang meninggal dunia. Lima orang dari kloter – 14 dan satu orang pada kloter – 13.
“Kami segenap panitia haji dan umroh dan Kemenag Magetan mengucapkan turut berbelasungkawa. Semoga beliau Husnus Khotimah dan mejadi haji yang Mabrur,” pungkasnya. [fiq/ted]






