Sumenep (beritajatim.com) – Menjelang pelantikan, Bupati Sumenep terpilih, Achmad Fauzi, nyekar ke makam kedua orang tuanya. Itu dilakukan untuk minta ‘doa restu’ orang tua, agar dirinya diberi kemampuan mengemban amanah sebagai Bupati Sumenep.
Fauzi nyekar bersama istrinya, Nia Kurnia Fauzi. Tiba di makam, pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep ini menaburkan bunga ke makam ibu dan bapaknya. Kemudian ia juga menabur bunga ke beberapa makam familinya yang lain. Setelah itu, ia membaca surat Yasin di dekat makam ibunya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pilbup-sumenep”]
“Sebetulnya saya nyekar ini rutin tiap malam Jumat. Tapi karena saya khawatir pelantikan ditempatkan di Surabaya dan saya tidak bisa nyekar. Apalagi besok ada acara gladi di sana. Karena itu, saya sempatkan nyekar ke makam orang tua hari ini,” ujarnya, Rabu (24/2/2021).
Meski sampai ini belum ada kepastian di mana pelantikan akan dilakukan, ia berharap acara pelantikan berjalan lancar dan sesuai harapan. “Dan yang lebih penting, setelah pelantikan nanti, doakan agar saya diberi kemampuan mengemban amanah ini dan bisa melakukan yang terbaik untuk masyarakat Sumenep,” katanya.
Selain ia meminta agar apa yang telah menjadi visi misinya sejak pencalonan, tetap dikawal. “Karena Sumenep ini rumah kita. Bismillah, semoga kami bisa mengemban mandat dengan baik dan amanah,” ucapnya.
Pasangan Achmad Fauzi – Hj. Dewi Khalifah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat pada 22 Januari 2021. Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilbup Sumenep 2020, Fauzi – Nyai Eva berhasil meraih dukungan 319.876 suara. Sedangkan pasangan Fattah Jasin – KH. Ali Fikri mendapat 296.676 dukungan. [tem/suf]






