Lamongan (beritajatim.com) – Persikab Kabupaten Bandung bakal menjalani laga tandang pertamanya melawan Persela Lamongan dalam Liga 2 2022-2023, di Stadion Surajaya Lamongan, pada Minggu (4/9/2022) sekira pukul 18.15 WIB.
Pelatih Persikab Bandung, Stefan Rullin Keeltjes menyampaikan bahwa secara umum anak asuhnya telah siap melakoni pertandingan kontra Persela besok. “Dalam menghadapi Persela Lamongan ini anak-anak gak ada yang kena kartu dan cedera, jadi semua kondisinya 100 persen siap,” ujar Stefan, saat Prescon di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (3/9/2022).
Meski Laskar Dalem Bandung sempat menundukkan Laskar Joko Tingkir dengan skor 2-3 dalam laga ujicoba pada Minggu (19/6/2022), namun Stefan mengaku kalau hal itu tak bisa dijadikan sebagai tolok ukur dalam kompetisi besok.
“Coach Fakhri adalah pelatih pengalaman, kalau kemarin ujicoba pasti dia punya planning lain. Jadi ujicoba itu bukan tolok ukur. Saya lihat Persela banyak pemain baru. Kita juga mengikuti perkembangannya, dan sekarang juga jauh lebih baik,” terang putra Rudy William Keltjes itu.
Oleh karenanya, Stefan menegaskan pihaknya sudah sepatutnya mempersiapkan semuanya dengan matang. Menurutnya, Persela Lamongan bukanlah tim yang sembarangan. “Intinya, kalau persiapan taktikal tetap ada, tapi seperti apa taktikal itu kita lihat besok aja,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan, Persikab Bandung merupakan tim yang didominasi oleh para pemain muda. Dipilihnya komposisi muda itu karena bagi Stefan pemain muda memiliki sejumlah keunggulan tersendiri. Bahkan, sebut Stefan, para pemain muda yang tergabung dalam Persikab ini adalah anak-anak yang juga bermain di PON. Sehingga mereka punya pacar motivasi dan mental yang sudah tertata.
[berita-terkait number=”3″ tag=”persela-lamongan”]
“Kita juga sudah siapkan untuk menghadapi Persela dengan komposisi pemain yang sekarang ini. Saya suka pemain muda. Karena pemain muda ini kan gampang diatur dan etos kerjanya baik, itu yang menjadi filosofi saya. Dengan banyaknya pemain muda ini menurut saya gak ada masalah, kalau dulu pemain rata-rata umur 25-26. Kalau sekarang tidak, umur 21-22 harus sudah top perform,” bebernya.
Lebih jauh, Stefan memastikan bahwa salah satu pemainnya, Muhammad Akrom, tak bisa memperkuat Persikab Bandung pada laga besok. Akrom saat ini masih melakoni pemusatan latihan (TC) dengan Timnas U-19 sebagai rangkaian persiapan untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.
“Kalau Akrom, memang belum bisa, tidak masalah. Karena Akrom juga membela bangsa. Kita mengikhlaskan Akrom agar bisa fokus di Tim Nasional dulu,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gelandang serang Persikab Malik Prayitno berharap, ia bersama para pemain yang lain bisa tampil maksimal dan mampu memberikan hasil yang terbaik bagi tim kebanggaannya. “Semoga di pertandingan besok, anak-anak bisa bermain dan bekerja keras untuk Persikab. Serta bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ucap Malik. [riq/suf]






