Kediri (beritajatim.com) – Kaum Tionghoa di Kota Kediri mulai membersihkan tempat ibadah dan membenahi patung dewa menjelang perayaan Imlek ke-2570. Pengurus Klenteng Tri Dharma Kota Kediri akan menggelar puncak imlek dengan berbagai atraksi kesenian khas tionghoa.
Berbagai persiapan dilakukan diantaranya membersihkan tempat ibadah maupun tradisi lainnya. Di Klentheng Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri, para pengurus klenteng mulai membenahi ornamen tempat ibadah serta mengenakan pakaian ke sejumlah patung dewa.

Prajitno Sutikno, Ketua Yayasan Tri Dharma mengatakan, ritual bersih-bersih ini dilakukan dengan tujuan menghormati dewa-dewa. Jumlah tempat persembayangan yang dibersihkan sebanyak 16 altar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”imlek”]Sementara untuk patung para dewa yang dimandikan lebih dari 60 unit. Patung para dewa yang ada di klenteng ini antara lain ma cow, dewi kwan im, sang budha, nabi konghucu serta lainya.

Sebelum prosesi ritual bersih bersih dilaksankan, pagi harinya mereka yang terlibat dalam kegiatan ini terlebih dahulu melaksanakan ritual persembayangan. Hal ini dilakukan untuk menghormati patung para dewa, dengan meminta ijin terlebih dahulu kepada mereka.
Untuk diketahui, Kelenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri sendiri merupakan kelenteng yang diperuntukan bagi tiga penganut kepercayaan yakni tao, budha dan konghu cu. Kelenteng yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Kota Kediri ini telah berusia ratuan tahun dan statusnya sudah menjadi bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh undang undang. [nng/ted].






