Mojokerto (Beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (4/11/2026) petang. Seorang pengendara sepeda motor berusia 73 tahun meninggal dunia setelah terjatuh dan diduga terserempet kendaraan lain.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sujito mengatakan, korban berinisial STN saat kejadian mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul dari arah utara menuju selatan sekitar pukul 18.15 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh saat melintas di lokasi kejadian.
“Semula sepeda motor Yamaha Mio Soul yang dikendarai korban berjalan dari arah utara ke selatan. Sesampainya di tempat kejadian perkara, pengendara diduga hilang kendali kemudian terjatuh. Saat korban terjatuh, diduga ada kendaraan lain yang melaju searah dari utara ke selatan dan menyerempet korban,” ungkapnya, Kamis (5/11/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, STN mengalami luka pada bagian dada dan kaki sebelah kanan. Korban kemudian dievakuasi dan mendapatkan perawatan di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Namun nyawa warga Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo tersebut tidak tertolong.
“Korban meninggal saat menjalani perawatan di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo. Untuk identitas maupun jenis kendaraan yang diduga menyerempet korban masih dalam penyelidikan petugas. Sementara sepeda motor Yamaha Mio Soul milik korban diamankan sebagai barang bukti,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Rachmanu Bayu Aji mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara. Pengguna jalan diminta selalu berkonsentrasi, mematuhi peraturan lalu lintas, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Pengendara juga diingatkan tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk maupun berada di bawah pengaruh alkohol. Selain itu, masyarakat diminta tidak berkendara dengan kecepatan tinggi, melakukan balap liar, maupun mendahului kendaraan dari sisi kanan atau kiri apabila ruang tidak mencukupi.
“Jika lelah atau mengantuk, sebaiknya menepi dan beristirahat di tempat yang aman. Jaga keselamatan diri sendiri dan orang lain dalam berkendara. Keluarga selalu menunggu di rumah,” imbauannya. [tin/aje]






