Surabaya (beritajatim.com) – Usai melakukan pendalaman selama dua hari, Polsek Sukolilo mampu mengidentifikasi pelaku jambret terhadap seorang mahasiswa di Keputih Tegal, Surabaya, Selasa (16/05/2023) kemarin. Kini Polsek Sukolilo tengah melakukan pengejaran.
Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan jika pihaknya tengah mengejar dua pelaku yang berhasil kabur dengan membawa tas milik Beby Bintara yang berisi dua handphone dan satu laptop. “Pelaku merupakan residivis dua kali di Polsek Sukolilo. Jadi kami sudah mengenali dan ini sudah pengejaran. Doakan cepat tertangkap,” ujar Sholeh, Minggu (20/05/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/polrestabes-surabaya-tangkap-pembobol-spesialis-kos-antarkota/
Aksi penjambretan tersebut, kata Sholeh, berawal dari korban yang hendak berangkat ke kampus PPNS. Saat berada di depan rumah, dua pelaku menggunakan sepeda motor Satria FU langsung mengambil tas korban. “Aksi tarik menarik sempat terjadi. Namun, karena korban kalah fisik akhirnya malah terjatuh dan pelaku berhasil kabur,” imbuh Sholeh.
Sementara itu, Korban penjambretan Beby Bintara curiga lantaran kedua pelaku hafal dengan jalan-jalan tikus di sekitar rumahnya. Ia pun sudah memberikan semua informasi termasuk rekaman CCTV ke Polsek Sukolilo. “Anehnya, pelaku Ini mengetahui jalan-jalan tikus atau jalan-jalan sempit. Karena dia lebih hafal dengan jalan tikus di sekitar saya, sehingga tidak berhasil kami kejar,” tambah korban,” tegas Beby. (ang/kun)






