Magetan (beritajatim.com) – Usai operasi search and rescue (SAR) untuk mencari pendaki ritual Ali Rahmatullah (48) ditutup, jalur pendakian ke Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Plaosan, Magetan, Jawa Timur kembali dibuka, Selasa (1/11/2022).
Sesuai dengan unggahan di instagram resmi Paguyuban Giri Lawu (PGL), menyatakan jalur pendakian Cemoro Sewu sudah kembali dibuka pasca Ops SAR dan cuaca yang sudah dianggap mendukung atau aman. Pun, PGL menyampaikan sejumlah larangan dan imbauan. Pendaki dilarang melakukan solo hiking atau mendaki sendiri dan lintas jalur. Pendaki diimbau untuk membawa peralatan yang safety dan membawa turun sampah saat turun gunung.
“Jalur Pendakian Lawu via Cemoro Sewu dibuka kembali mulai senin 1 november 2022. Dilarang Solo Hiking (minimal 2 orang),Peralatan Safety, Dilarang Lintas Jalur Bawa Turun Sampahmu Karena gunung bukan tempat sampah,” tulis PGL dalam caption disertai foto bertuliskan dibukanya kembali Cemoro Sewu, Selasa (1/11/2022).
Hal itu turut dibenarkan oleh Kepala Resort Pemangku Hutan (RPH) Sarangan KPH Lawu Ds Supriyanto. “Hari ini jalur pendakian gunung Lawu via Cemoro Sewu sudah kembali kami buka. Cuaca sudah membaik tidak lagi turun hujan seperti sebelumnya. Kemudian ops SAR dihentikan, kami tetap berharap korban ditemukan dengan kembali membuka pendakian,” kata Supriyanto, Selasa (01/11/2022).
Supriyanto mengimbau agar para pendaki tetap berhati-hati meski cuaca membaik, kondisi cuaca saat ini tidak dapat diprediksi. Bisa saja di bawah tidak turun hujan tetapi di puncak justru hujan deras. Serta, agar pendaki tetap melakukan registrasi di pos utama.
“Yang terpenting pendaki tetap harus hati-hati, isi registrasi pada pos utama, dengan begitu bila terjadi apa-apa dengan pendaki dapat segera diberikan pertolongan. Jika kurang sehat jangan naik, tetap jaga kesopanan dan perilaku saat berada di gunung Lawu,” tegasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”gunung-lawu”]
Sebelumnya, cuaca ekstrem di kawasan selingkar Gunung Lawu membuat Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds menutup Jalur pendakian Cemoro Sewu Desa Ngancar, Plaosan, Magetan dan Singolangu di Kelurahan Sarangan, Plaosan, Magetan. Tak hanya itu Air terjun Tirtosari di Dusun Ngluweng, Kelurahan Sarangan, juga ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan per 24 Oktober 2022.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan KPH Lawu Ds Supriyanto membenarkan jika pihanya sudah berkoordinasi dengan pimpinan untuk menutup dua jalur pendakian resmi Gunung Lawu via Jawa Timur itu. Sekitar tiga hari terakhir kondisi cuaca di area Puncak Gunung Lawu tidak bersahabat. Hujan lebat terus turun dan berpotensi adanya tanah longsor atau batu jatuh. [fiq/suf]






