Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik, menelan korban lagi. Ada dua kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan tersebut. Pertama, seorang pengemudi M. Ridwan (34) asal Rogotrunan Lumajang meninggal dunia akibat badannya tergencet di ruang kemudi truk diesel N-8317-EK yang dikemudikannya.
Peristiwa nahas itu bermula saat korban melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur menuju barat (Gresik ke Lamongan). Sesampainya di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik, korban tidak memerhatikan arah depan dengan jelas dan tidak menjaga jarak aman. Sehingga, truk N-8317-EK yang dikemudikan korban berbenturan dengan kendaraan truk tidak dikenal yang berjalan searah di depannya dari timur menuju barat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Iptu Tita Puspita Agustina menuturkan, akibat benturan keras itu menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, dan dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Terima Banyak Masukan dari Aktivis Jombang
“Kendaraan truk tidak dikenal yang ditabrak korban melanjutkan perjalanan alias melarikan diri, dan ini menambah deretan panjang kecelakaan maut di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik,” tuturnya, Senin (11/12/2023).
Setelah kejadian itu, Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik kembali ada kecelakaan. Kali ini, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan di jalan nasional itu. Kecelakaan karambol ini menimpa dua mobil pribadi, dan dua truk tronton/trailer. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Kecelakaan ini bermula saat kendaraan mobil Daihatsu Ayla L-1035-DAE yang dikemudikan Viky Ari Firdiansyah (23) asal Sawahan, Kota Surabaya berpenumpang Nurista Retno Indasari (26) melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian, Viky berusaha mendahului truck trailer yang melaju di depannya.
Baca Juga: Banana Birthday Bash, Pesta Unik ala Surabaya Suites Hotel
“Pengemudi mobil Ayla ini berusaha mendahului kendaraan di depannya dari sisi kiri truck trailer B-9288-UWV yang dikemudikan Akin Maoroni (48) asal Kabupaten Brebes. Namun ban kiri mobil Ayla itu turun ke bahu jalan,” kata Iptu Tita Puspita Agustina.
Naas bagi Viky, saat ingin kembali naik ke badan jalan rodanya mengalami slip sehingga oleng ke kanan (utara, red). Mobil pribadi warga kuning itu pun mengalami benturan dengan truck trailer yang hendak di salipnya. Kemudian truck trailer oleng ke kanan dan melewati markah jalan.
“Saat bersamaan, melaju dari arah berlawanan truck tronton B-9753-BXU yang dikemudikan M Reza Satria (28) asal Kota Depok. Karena jarak yang sudah dekat, kedua truk besar pun saling adu moncong hingga terjadilah kecelakaan,” ungkap Iptu Tita Puspita Agustina.
Tidak berhenti di situ, kendaraan mobil Toyota Avanza E-1774-QI yang melaju di belakang truck tronton pun ikut terlibat dalam kecelakaan karambol tersebut. Avanza tersebut dikemudikan Eko Budiono (44) warga Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.
“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun ini. Namun, pengemudi dan penumpang mobil Ayla yakni Viky Ari Firdiansyah dan Nurista Retno Indasari mengalami luka – luka dan dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” tandas Iptu Tita Puspita Agustina. (dny/ian)






