Surabaya (beritajatim.com) – IPH Schools East Campus Kedung Baruk mulai menerapkan pembelajaran Smart Learning dengan menggunakan IPad sebagai perangkat penunjang proses belajar mengajar.
Program ini tak hanya berlaku untuk siswa, namun guru turut menggunakan IPad sebagai alat ajar yang menggantikan fungsi
buku teks dan papan tulis. Regulatif dalam pencatatan progress dan regress ketercapaian siswa juga dipermudah dengan adanya penggunaan IPad.
“Program Smart Classroom Learning ini akan kami terapkan untuk siswa kelas 10. Dan akan kami mulai pada tahun ajaran baru nanti,” beber Stephanus Budiono, Kepala Sekolah IPH Schools, Jumat (30/9/2022).
Dan untuk mempersiapkan mereka agar terbiasa dengan Ipad maka sekolah sengaja mengundang para siswa kelas 9 dan para orangtua untuk hadir dalam IPH Smart Classroom Learning Experience Exhibition.
Dikatakan, dikembangkannya pbelajaran dengan menggunakan perangkat IT tak lain untuk menjawab tantangan agar generasi muda mahir IT sejak dini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sekolah”]
“Untuk mempersiapkan ini sejak tahun 2020, bersama dengan konsultan edukasi berbasis teknologi, guru perintis disiapkan dengan Google Certified Educator Lv. 1 dan Apple Teacher sebagai bekal,” papar Matraisa Baraasie, Konselor IPH Schools Kedung Baruk.
Implementasi Smart Classroom di IPH Schools juga didukung pada fasilitas auto camera dengan teknologi AI dan 3D printer yang mendukung pengajaran Global Perspective dan ICT.
Hadirnya IPad sebagai perangkat dalam proses KBM tidak hanya mempermudah siswa dan guru terkait bahan ajar, tetapi pengelolaan keperluan lainnya dapat diubah secara digital. Keunikan dari pembaharuan di dunia pendidikan ini termasuk pembentukan proses paperless yang bisa menghemat buku dan alat tulis manual. Tetapi juga memberikankemudahan dalam presentasi video/foto bahkan dukungan pada kelas praktikal seperti musik.
“Kami diberikan kesempatan untuk membuat berbagai pembelajaran seperti pembelajaran di laboratorium dengan membuat laporan berupa video. Dan ternyata mudah dan menyenangkan,” ungkap Terrence Emmanuel Noah Tanardi siswa IPH Schools kelas 9A usai mempresentasikan hasil pembelajarannya bersama siswa lain dihadapan orangtua dan gurunya.[rea]






