Malang (beritajatim.com) – Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo melakukan investigasi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (7/10/2022) petang.
Doni Monardo tiba di Stadion Kanjuruhan sekitar pukul 15.41 WIB. Investigasi baru kelar sekitar pukul 17.30 WIB.
Ada beberapa temuan mantan Kepala BNPB dalam investigasi tersebut. Salah satunya, terkait pintu yang tertutup dan menyebabkan ratusan korban jiwa.
“Temuan yang pertama, kita menyaksikan bahwa pintu 12, pintu 13, ini dalam kondisi tertutup,” kata Doni.
Hasil investigasi di Kanjuruhan ini nantinya, akan dikumpulkan sebagai bagian untuk TGIPF mengambil kesimpulan. Doni pun bilang, selanjutnya TGIPF akan memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kericuhan-laga-arema-vs-persebaya”]
“Kami sedang mengumpulkan data-data dan akan segera mengundang para pihak yang bertanggung jawab untuk mengamankan pintu-pintu tersebut,” ucapnya.
Doni menambahkan, TGIPF telah melibatkan sejumlah pakar untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan.
“Tim sudah bertemu sejumlah pakar untuk memahami apa yang terjadi,” Doni mengakhiri. [yog/beq]






