Blitar (beritajatim.com) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blitar memastikan investasi senilai Rp12 triliun dari Tiongkok untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) terus berjalan.
Bahkan, jika sesuai rencana pihak investor bakal membangun satu tower kincir angin di Nyamil, Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar.
Pembangunan satu tower ini sebagai langkah uji coba apakah lokasi tersebut memenuhi syarat atau tidak untuk pembangunan PLTB. Uji coba ini pun akan segera dibangun dalam waktu dekat.
“Ini masih on progres kita, masih terus berlanjut,” kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Blitar Puguh Imam Santoso, Jumat (22/12/2023).
Lebih lanjut, lokasi yang bakal menjadi titik PLTB yakni daerah Nyamil, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar telah mengantongi izin dari Lanud Iswahyudi Madiun untuk penggunaan. Pasalnya tanah tersebut merupakan aset TNI AU dan Perhutani sehingga diperlukan izin dari dua instansi tersebut.
“Alhamdulillah izin dari Lanud Iswahyudi sudah keluar,” imbuhnya.
Saat ini proses investasi senilai Rp. 12 triliun tersebut pun terus berjalan. Bahkan saat ini, rencananya investasi tersebut telah mengantongi izin Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Di kita sudah NIB nya sudah. Dan kita sudah monitor tahapannya panjang tapi untuk jangka panjang luar biasa dampaknya,” Tutupnya. [owi/beq]






