Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya berhasil membuktikan tanpa enam pemain intinya berhasil tundukkan Bali United di pertandingan tunda putaran pertama BRI Liga 1 di Bali deng skor telak 3-1.
Aji Santoso, pelatih Persebaya menyebutkan jika sebelum bermain ia telah memberikan motivasi kepada para pemainnya jika siapapun yang bermain tidak boleh merubah warna bermain atau cara bermain Persebaya.
“Diawal saya sudah sampaikan kami tidak diperkuat dengan enam pemain inti tapi saya memberikan motivasi dan anak-anak menunjukkan performa terbaiknya,”ungkap Aji.
Selain itu dipertandingan penutup putaran pertama melawan Bali United ini merupakan ajang kesempatan untuk pemain yang selama BRI Liga 1 bergulir belum mendapatkan kesempatan turun.
“Saya cuma minta satu kepada para pemain yang saya turunkan, jawab kesempatan ini dengan penampilan yang bagus alhamdulillah terbukti. Syaifudin cukup bagus sama seperti pemain yang lain jadi yang saya sampaikan sebelumnya ini terjawab mereka bisa tampil maksimal,”imbuh Aji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Disisi kemenangan Persebaya ini bukan lantaran tim asal kota Surabaya ini merunkan pemain muda. Aji Santoso menilai tim Bali United dihuni pemain dengan materi cukup berkualitas dan berpengalaman namun sayangnya di babak kedua mereka sempat kedodoran dan membuat peluang Marcelino dkk bisa mencuri dua poin.
“Bali united ini memiliki pemain yang berpengalaman di nasional seperti Ricky Fajrin, Spaso, Stefano Lilipaly menurut saya kelas satu Indonesia tapi pemain kami bermain sangat dinamis saya lihat di babak kedua kedodoran akhirnya kami bisa mencetak dua gol,”tutupnya. [way/ted]






