Surabaya (beritajatim.com) – Warga Surabaya dihebohkan dengan satu pelaku curanmor yang nekat masuk ke saluran air perempatan jalan Bratang (depan Terminal Bratang), Kamis (3/2/2022) malam. Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, pelaku bersama rekannya yang sebelumnya dihajar massa, mencuri motor di Jalan Nginden Semolo No 15.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Sukolilo Kompol M Sholeh membenarkan. Ia menjelaskan, kedua pelaku bernama Choirul Anam warga Wonokusumo Jaya IX No 14 dan Ali Usman (36) warga Bangkalan, Madura. Mereka berdua kabur usai diteriaki pemilik Honda Beat L 2679 BH yang memergoki aksi mereka.
“Saat mencuri, kedua pelaku ketahuan dan diteriaki maling. Sehingga pelaku kabur dengan lari ke arah jalan raya,” ujar Sholeh, Jumat (4/2/2022).
Saat di perempatan Bratang, pelaku yang terdesak lantas menceburkan diri ke saluran air. Namun, Choirul Anam yang telat kabur berhasil ditangkap warga dan sempat dimassa. Beruntung, saat itu mobil dari anggota kepolisian sigap mengevakuasi Choirul.
“Yang satu ketangkap warga, sedangkan yang satunya (Ali) itu yang ditunggu sama warga hingga berjam-jam,” imbuh Sholeh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pencuri”]
Dari pantauan beritajatim saat di lokasi, Ali bertahan di dalam gorong-gorong hingga 2 Jam lebih karena ribuan warga sudah menunggu di bibir saluran air. Bahkan, saat Ali keluar dari saluran air usai diamankan 3 warga yang masuk ke gorong-gorong, Ali mendapatkan lemparan batu hingga membuat kepalanya berdarah.
Karena situasi sudah tidak terkendali, anggota polisi di lapangan sempat menembakan pistol ke udara agar masyarakat berhenti melempari Ali. Saat ini, kedua pelaku telah diamankan oleh Polsek Sukolilo usai menerima perawatan di RS Haji. “Sudah kami amankan dan masih di interogasi, nanti kami kabari jika ada informasi terbaru,” pungkas Sholeh. [ang/suf]






