Surabaya (beritajatim.com) – Suara merdu Bunga Citra Lestari (BCL) menjadi penanda puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) ke 62 tahun.
Bankjatim yang diluncurkan bertepatan saat perayaam kemerdekaan RI pada 62 tahun lalu ini kini tumbuh besar dan berkembang.
Sebagai bentuk syukur itu manajemen Bankjatim menggelar berbagai kegiatan mulai dari lomba Jatim Got Talent, Sound of Downtown Vol 5, Lomba Tradisional, Pingpong, Tenis Lapangan, Badminton, E-Sport, Jatimers Run Fest, fishing, futsal, Jatimers Mengajar, santunan ke panti asuhan dan panti jompo, khatmil quran, hingga sepak bola kepala daerah.
Tak cukup itu saja. Puncak Acara HUT bankjatim juga dikemas secara meriah yang diselenggarakan pada Hari Minggu, 20 Agustus 2023, di Grand City Surabaya. Diawali dengan kegiatan Sunmori, Gowes, dan Poundfit, seluruh Jatimers nampak sangat bersemangat
Dalam puncak perayaan itu juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, serta bintang tamu penyanyi ibukota BCL.
Direktur Utama bankjatim Busrul Iman menjelaskan, di ulang tahun yang ke-62 ini bankjatim mengangkat tema Grow Together. Harapannya, kinerja bankjatim dapat terus tumbuh dan bertransformasi menuju digital bank dengan SDM yang berdaya saing tinggi.
Selain itu, di usia ke 62 tahun ini pihaknya mengajak para stake holder dan share holder untuk bersama-sama memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur dan Indonesia.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi, berkolaborasi serta tumbuh bersama dalam mewujudkan transformasi Digital Banking bankjatim menuju BPD nomor 1 di Indonesia,” tegasnya.
Oleh karena itu, Busrul tetap berharap dukungan dari seluruh masyarakat dan stake holder demi akselerasi bisnis yang tidak hanya tumbuh secara organik, tapi juga non organik.
”Upaya untuk menumbuhkan bisnis secara non organik, kami telah melakukan aksi korporasi berupa pembentukan KUB. Kami telah bekerja sama dengan beberapa BPD seperti Bank NTB Syariah,” ungkapnya.
Tak ingin ketinggalan moment HUT, bankjatim pun meluncurkan produk-produk baru yang diluncurkan. Antara lain JConnect Pro, Desa Pendulum Devisa, dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).
Busrul mengatakan, lewat JConnect Pro, masyarakat kini dapat membuka rekening bankjatim lewat online kapanpun dan dimanapun tanpa harus datang langsung ke kantor. Hanya dengan mengisi data diri dan verifikasi data dengan video banking, maka nasabah sudah bisa memiliki rekening bankjatim. Cepat dan praktis.
”Potensi pasar layanan JConnect Pro ini masih sangat terbuka lebar dan peluncuran produk baru ini juga untuk meningkatkan daya saing, product image, dan corporate image bankjatim,” urai Busrul.
Pihaknya berkomitmen akan terus memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada nasabah dengan agresif melakukan berbagai inovasi demi mengoptimalkan aplikasi mobile banking JConnect.
Selain JConnect Pro, bankjatim juga melaunching Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang dapat memudahkan keperluan belanja barang dan jasa, serta belanja modal dan keperluan perjalanan dinas melalui digitalisasi. Kemudian ada juga launching Desa Pendulum Devisa demi turut menyukseskan program pemerintah provinsi yaitu Jawa Timur Berdaya.
Busrul memaparkan, Desa Pendulum Devisa yang diluncurkan dalam Puncak Acara HUT ke 62 tahun ini adalah desa binaan bankjatim yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan dan dipasarkan di mancanegara.
”Peran bankjatim dalam hal ini adalah memberikan coaching dari hulu hingga hilir kepada desa-desa terpilih yang memiliki komoditas unggulan tertentu berkualitas ekspor. Ini adalah wujud sinergitas bankjatim dengan pemerintah daerah,” paparnya.
Kali ini, Desa Pendulum Devisa yang diresmikan adalah Malang dengan komoditi alpukat pameling, Kediri dengan komoditi nanas madu simplex, Pacitan dengan komoditi spices, dan Ngawi dengan komoditi kerajinan. ”Bersama bankjatim menuju masa depan gemilang.” Tambah Busrul.
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, bankjatim harus terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stake holder. Menurutnya, peran bankjatim dalam pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sangat penting. Terutama dalam mendukung UMKM mengingat pertumbuhan UMKM di Jawa Timur sangat signifikan.
”Kita harus terus dorong pelaku UMKM untuk tembus pasar luar negeri. Kami senang bankjatim juga telah membina desa yang berorientasi ekspor lewat Desa Pendulum Devisa. Semua itu harus terus ditingkatkan agar pelaku-pelaku usaha memiliki kesimpulan bahwa melakukan ekspor sangat mudah,” paparnya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga menuturkan, pihaknya sangat merasakan kehadiran bankjatim dalam membantu Pemkot Surabaya. Terutama di bidang UMKM maupun kebijakan-kebijakan lainnya.
”Setiap kegiatan-kegiatan besar Pemkot Surabaya pasti ada bankjatim. Kami harap kinerja bankjatim semakin bertumbuh pesat dan selalu berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.[rea]






