Jakarta (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menerima informasi adanya modus pemerasan menggunakan sambungan telepon dengan mengatasnamakan Ketua KPK Firli Bahuri.
“Kontak telepon tersebut bernomor 0881-7524-696 dengan memasang foto profil Firli Bahuri,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam pesan tertulisnya.
Dia mengatakan, KPK tegas meminta kepada pihak-pihak tersebut untuk segera menghentikan aksi yang telah meresahkan masyarakat ini. Ali juga mewanti kepada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati atas banyaknya modus penipuan dan pemerasan, khususnya yang mengatasnamakan KPK.
“Kami pastikan bahwa mekanisme penanganan perkara di KPK dilakukan secara profesional dan taat azas,” tegas Ali.
Baca Juga: Didorong Maju Capres, Ini Jawaban Ketua KPK Firli
Demikian halnya, lanjut Ali, dalam pemanggilan saksi atau pihak-pihak lain untuk permintaan keterangan maupun Informasi lainnya dilakukan melalui surat-menyurat resmi.
“Begitu pun dalam konteks pelaksanaan tugas pencegahan korupsi maupun sosialisasi dan kampanye antikorupsi. KPK tidak memungut biaya dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut,ujar Ali.
Dua mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya tindak penipuan maupun pemerasan serupa, untuk segera melaporkannya kepada KPK ataupun Aparat Penegak Hukum lainnya agar bisa segera ditindak lanjuti.
“Masyarakat dapat menyampaikan laporannya melalui email [email protected] atau call centre KPK 198,” kata Ali. (hen/ted)






