Hukum & Kriminal

Tiduri 3 Model, Kejiwaan Oknum Fotografer Bakal Diperiksa Psikolog

Bojonegoro (beritajatim.com) – Penyidikan kasus persetubuhan yang dilakukan oknum fotografer di Kabupaten Bojonegoro terhadap korban seorang model yang masih dibawah umur terus didalami. Dalam kasus tersebut, penyidik menetapkan satu orang tersangka.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Iwan Hadi Poerwanto mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa saksi sebanyak 18 model dan dua forografer. Rencananya penyidik juga akan memanggil psikolog dan yang membeli gambar telanjang dari tersangka.

“Saksi yang sudah kami periksa ada 18 model dan dua fotografer. Besok rencana akan memanggil psikolog dan pencetak kalender serta dari penerbit majalah dewasa untuk diperiksa sebagai saksi,” ujarnya, Minggu (14/6/2020).

Pemeriksaan kejiwaan ini dilakukan karena status tersangka, MH (36) Warga Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro itu sudah memiliki istri dan anak. Namun, dari pengakuan istrinya juga tidak pernah diberi nafkah batin maupun materi. “Jadi kita juga akan periksa kejiwaan tersangka,” jelasnya.

Sementara diketahui, dalam melakukan aksinya, tersangka biasanya melakukan sesi pemotretan dilakukan sendiri bersama modelnya. Ada beberapa lokasi yang pernah digunakan, seperti di Tempat Penyimpanan Kayu (TPK), kamar hotel dan tepian sungai. Dia biasanya mendapatkan model dari teman fotografer maupun dari media sosial.

“Model-modelnya yang bugil itu dari usia 17 tahun sampai 21 tahun. Dan tiga orang yang sudah pernah ditiduri,” ujar AKP Iwan, Minggu (14/6/2020).

Selain ditiduri, hasil dari foto bugil itu oleh tersangka beriniial MH (36) Warga Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro itu juga dijual kepada agensi majalah dewasa dan percetakan kalender. “Satu model biasanya diambil 50 pose dalam sesi pemotretan yang dijual, tapi ada yang diterima ada yang tidak. Setiap foto dihargai Rp 100 ribu,” terangnya.

Diketahui, kasus tersebut akhirnya masuk ke ranah hukum karena orang tua dari salah seorang model yang berusia 15 tahun usai disetubuhi melapor kepada pihak kepolisian. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar