Hukum & Kriminal

Polisi Buru Penyebar Isu Hoaks ‘Jember Lepas Masker’

Jember (beritajatim.com) – Polisi sedang memburu penyebar isu bohong soal ‘Jember Lepas Masker’ yang beredar di media sosial. Isu tersebut dianggap membahayakan publik di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Isu tersebut disebarkan dalam bentuk meme atau gambar di media sosial yang dilengkapi foto Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Di sana tertulis: ‘#WES WAYAHE JEMBER BEBAS COVID – Mulai Hari Rabu, 21 Juli 2021 Warga Jember Lepas Masker’.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Komang Yogi Arya Wiguna masih menyelidiki kasus itu. “Terduga pelakunya masih kami cari berdasarkan capture screen dari beberapa (akun) media sosial,” katanya.

Menurut Komang, unggahan informasi hoaks itu tak hanya di akun media sosial internet tapi juga WhatsApp. “Pelaku terancam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronika Pasal 45 Ayat 2 junto Pasal 28 berkaitan dengan penyebaran informasi tidak benar, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Jember Ayub Junaidi mengingatkan warga agar tak kendor dalam memakai masker. Masker adalah ikhtiar selain berdoa kepada Tuhan.

“Yang melindungi kita (dari penularan virus) hanya masker. Tidak ada lagi. Ayo masker ini kita pakai di mana pun, sayangilah keluarga kita. Kita tidak tahu virus ini ada di mana. Mungkin anda sehat saat keluar. Tapi begitu anda abai, saat pulang ke rumah, yang jadi korban (penularan) adalah anak, istri, orang tua tercinta,” katanya, Selasa (20/7/2021).

“Kita sepakat berkorban menghilangkan ego kita masing-masing untuk kepentingan menyelesaikan pandemi Covid ini,” kata Ayub. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar