Hukum & Kriminal

Menyaru Kajari, Lakukan Penipuan, Abdussamad Dihukum 2 Tahun Penjara

Abdussamad Bin Ratino

Surabaya (beritajatim.com) – Majelis hakim yang diketui Patas menjatuhkan hukuman selama dua tahun pada Abdussamad Bin Ratino. Pria yang menyaru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya ini dinilai terbukti melakukan penipuan sebagaimana tertuang dalam pasal 378 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman pidana terhadap Abdussamad selama 2 tahun penjara,” kata hakim Patas saat membacakan amar putusan di ruang sidang Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (14/6/2021).

Adapun dalam pertimbangan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Furkon Adi Hermawan menuntut terdakwa Abdussamad selama 3 tahun penjara.

Atas putusan tersebut terdakwa Abdussamad menerima. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Furkon Adi Hermawan dari Kejaksaan Negeri Surabaya belum menyatakan sikap alias pikir-pikir. “Pikir-pikir yang mulia,” ucap Fukron.

Untuk ketahui berdasarkan surat dakwaan, sekitar September 2019 terdakwa berkenalan dengan Joyo Santoso (alm), orangtua Deni Alam Kusuma yang mengaku sebagai Jaksa dan bertugas di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Dia berjanji sanggup memasukkan Deni sebagai PNS di Kejaksaan dengan syarat harus melakukan pendaftaran, mengikuti ujian/test dan harus menyerahkan uang Rp 270.500.000 untuk memperlancar proses.

Terdakwa juga menjanjian korban lain Muhammad Dandi Prasetiyo dengan membayar Rp 500 juta, agar korban bisa diterima sebagai PNS di Kemenkumham untuk formasi Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) pada penerimaan CPNS tahun 2019. [uci/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar