Ponorogo (beritajatim.com) – Beredar di media sosial (medsos) Ponorogo, sebuah video yang memperlihatkan tenda untuk acara resepsi perkawinan roboh. Alhasil, acara pernikahan itupun terganggu, kedua pengantin pun dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Pun para undangan juga berhamburan untuk menyelamatkan diri. Robohnya tenda untuk resepsi perkawinan itu, dikarenakan hujan yang disertai angin kencang.
Usut punya usut, menurut penelusuran beritajatim.com, kejadian itu terjadi pada hari Rabu (25/10) sore kemarin. Terjadi di salah satu jalan di Desa Nglembah Kecamatan Babadan Ponorogo. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya tenda resepsi yang roboh.
“Dari laporan yang kita terima, kejadian itu terjadi di salah satu rumah warga di Desa Nglembah Kecamatan Babadan pada hari Rabu sore kemarin,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, Kamis (26/10/2023).
Masun menceritakan bahwa pihaknya memang masuk laporan kejadian akibat hujan dan disertai angin di beberapa wilayah di Kecamatan Babadan. Salah satunya yakni robohnya tenda resepsi pernikahan. Bahkan saat kejadian itu, masih berlangsung acara syukuran pernikahan.
BACA JUGA:
Pemkab Ponorogo Luncurkan CSIRT untuk Proteksi Infrastruktur Digital dari Serangan Siber
“Yang punya hajatan itu Pak Sajar, dinding dan atap tenda yang digunakan resepsi itu roboh. Sehingga warga langsung menyelamatkan diri begitupun dengan kedua mempelai,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian itu.
Selain tenda pernikahan yang roboh, kata Masun juga ada beberapa pohon tumbang. Kejadian itu di jalan raya Ponorogo-Danyang masuk Desa Polorejo. Disana ada 4 buah pohon tumbang. Sehingga, sempat mengganggu aktivitas lalu lintas di wilayah tersebut. Selain pohon tumbang, juga ada genting rumah jatuh ke tanah, karena sakit kerasnya angin berhembus.
“Untuk genting yanh lepas itu, terjadi di Desa Sukosari Kecamatan Babadan,” katanya.
BACA JUGA:
Viral Motor Pembalap Liar Dirusak, Ini Kata Polres Ponorogo
Dia menambahkan bahwa kejadian hujan disertai oleh angin kencang itu sesuai dengan prakiraan BMKG Juanda, yang dirilis pada Rabu kemarin pukul 05.00 WIB. Dimana diperkirakan wilayah Ponorogo akan terjadi huja disertai dengan angin.
“Kemarin itu masuk peringatan dini BMKG Juanda. Kemarin terjadi tenda roboh, pohon-pohon jatuh dan genting lepas,” pungkasnya. [end/beq]






