Magetan (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang di Magetan mengakibatkan sebuah pohon cemara berlingkar batang 1 meter tumbang melintang di Jalan Raya Takeran-Madiun masuk Kelurahan/ Kecamatan Takeran pada Kamis (15/12/2022) pukul 13.50 WIB. Satu lagi pohon jati dengan lingkar batang 60 sentimeter tumbang di ruas jalan yang sama masuk Desa Tawangrejo, Takeran, Magetan.
Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Magetan menuju Madiun maupun sebaliknya tersendat selama sekitar 1 jam. BPBD Magetan bersama TNI Polri dan masyarakat setempat melakukan evakuasi pohon tersebut. Tidak ada korban dalam kejadian itu karena arus lalu lintas dalam keadaan sepi.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi mengungkapkan jika tumbangnya kedua pohon tersebut mengakibatkan arus lalu lintas tertutup 100 persen.

“Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 13.50 WIB. Kami segera datang ke lokasi dan segera melakukan penanganan menggunakan chain saw dilanjutkan pembersihan material pohon tumbang di dua lokasi secara bergantian,” kata Eka, Kamis (15/12/2022).
Eka mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terlebih saat hujan deras dan angin kencang. Sebaiknya menepi agar bisa terhindar dari pohon tumbang yang mayoritas terjadi saat hujan disertai angin kencang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
“Tetap berhati-hati saat melintas di jalan raya maupin jalan desa terlebih jika ada pohon yang berpotensi tumbang. Kami juga meminta agar masyarakat waspada cuaca ekstrem yang melanda kapan saja,” katanya.
BPBD Kabupaten Magetan dalam hal ini terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap dampak dari cuaca ekstrim dan untuk menghindari bangunan-bangunan yang lapuk berpotensi roboh. Apabila terdapat kejadian serupa ataupun kejadian bencana alam lainnya dapat menghubungi nomor pelayanan BPBD Kabupaten Magetan 081336430086 (whatsapp). [fiq/but]






