Jember (beritajatim.com) – Hujan angin memporak-porandakan tenda-tenda usaha mikro kecil menengah (UMKM) di alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (5/11/2022) sore. Selain itu sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi.
Hujan deras mengguyur pada pukul 15.15 WIB disertai angin kencang. Derasnya hujan membuat jarak pandang pengemudi kendaraan terbatas. Sebagian pengemudi sepeda motor memilih menepi dan menunggu hujan reda, sementara yang lain nekat menerabas dengan kecepatan kendaraan lebih pelan daripada biasanya.
Angin merobohkan belasan tenda UMKM yang semula didirikan untuk kegiatan pembukaan Jember Offroad Expedition 2022. Para pelaku UMKM pun bergegas mengamankan barang-barang dagangan segera.
Sementara itu tercatat ada dua pohon masing-masing berdiameter 60 centimeter tumbang di Jalan Hayam Wuruk, dan sebuah pohon mahoni berdiamter 90 centimeter tumbang di Jalan Imam Bonjol depan Madrasah Aliyah Negeri 1 Jember. Tumbangnya pohon di Imam Bonjol menyebabkan kabel telekomunikasi rusak.
[berita-terkait number=”4″ tag=”hujan-angin-jember”]
Sementara itu di Jalan Sukosari-Arjasa, Kecamatan Sukowono, dua pohin trembesi berukuran masing-masing 80 centimeter juga tumbang menyambar kabel Telkom. Dua pohon berdiameter 80 centimeter tumbang di depan Markas Polsek Sukorambi dan menyebabkan kemacetan lalu lintas. Sebuah pohon di Jalan Rata Jenggawah-Ambulu, Kecamatan Jenggawah, pun tumbang.
“Kami mengimbau kepada warga agar mewaspadai hujan deras yang disertai angin kencang,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Heru Widagdo. Dinas Lingkungan Hidup juga diminta memotong pohon di tepi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. [wir/ted]






