Mojokerto (beritajatim.com) – Sodikin (57) ditemukan dalam kondisi meninggal di sungai yang terletak di depan Balai Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Minggu (16/10/2022). Sebelumnya korban dilaporkan hilang sejak lima hari lalu.
Warga Desa Rumpuk RT 02 RW 01, Kecamatan Mantub, Kabupaten Lamongan ini berprofesi sebagai penjual tikar di Pasar Dlanggu. Sejak lima hari lalu, korban menghilang. Sementara barang-barang korban masih ada di tempat tinggalnya sehari-hari teras depan toko sekitar Pasar Dlanggu.
Pihak keluarga korban melaporkan ke Perangkat Desa Dlanggu terkait hal tersebut. Sehingga pihak keluarga dan warga mencari keberadaan korban di sungai desa setempat, ini lantaran korban mempunyai kebiasaan mandi dan buang hajad di sungai.
[berita-terkait number=”5″ tag=”hilang”]
Namun lantaran debit air yang tinggi, pencarian terhadap korban dihentikan. Sekira pukul 14.30 WIB ketika air sungai sudah surut, ada warga yang melihat korban dalam posisi telungkup di dasar sungai di depan Balai Desa Dlanggu.

Kapolsek Dlanggu, Iptu Agus Setiawan menambahkan, dari keterangan pihak keluarga diketahui jika korban memiliki riwayat sakit vertigo. “Iya orang Mantup, Lamongan. Setiap hari tidur di teras depan toko sekitar Pasar Dlanggu,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi oleh relawan PMI Kabupaten Mojokerto, jenazah korban dibawa ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap jenazah korban.
“Hasil pemeriksaan luar mayat di RSUD Prof Dr Soekandar tidak dtemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, pihak keluarga tidak berkenal untuk dilakukan visum mayat dibuktikan dengan surat pernyataan sehingga jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka,” tegasnya. [tin/kun]






