Ngawi (beritajatim.com) – Emak-emak asal Desa Kasreman, Geneng, Ngawi, Jawa Timur menabrak bus Sumber Selamat yang hendak masuk ke area Terminal Kertonegoro Ngawi, Sabtu (15/10/2022). Adalah Sutini (48) yang mengendarai motor Honda Beat berkelir biru putih tanpa plat nomor.
Kejadian berawal saat bus Sumber Selamat nopol W 7434 UY yang dikendarai oleh Subiyanto (53) warga Kota Malang berjalan dari arah pertigaan Banyakan dan berbelok kiri masuk ke Terminal Kertonegoro. Di saat yang bersamaan, Sutini mengendarai motornya hendak menyalip bus dari sebelah kiri. Tabrakan pun tak terhindarkan. Sutini menabrak bus dan mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kakinya.
Salah seorang petugas Terminal Kertonegoro Joko Reko membenarkan kejadian tersebut. Bus Sumber Selamat sudah berbelok ke arah terminal. Namun, Sutini memaksa menyalip dari kiri hingga menabrak bagian depan kiri bus. Dia langsung terjatuh hingga tergeletak di dekat bodi bus.
“Bus sudah masuk terminal, tapi si ibu ini menyalip dari kiri. Akhirnya menabrak roda depan. Terus kami segera panggil ambulans untuk memberikan pertolongan medis. Korban dibawa ke RSUD dr Widodo. Masih dalam kondisi sadar awalnya,” kata Joko Reko, Sabtu (15/10/2022)
Polisi yang datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung diamankan ke Pos Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Ngawi. Diketahui, akhirnya pengendara motor tersebut dinyatakan meninggal dunia usai sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Kejadian tersebut menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan bus di wialyah Ngawi. Sebelumnya, Suhudi (64) warga Desa Keras Kulon, Gerih, Ngawi meregang nyawa usai motor Suzuki Shogun AE 2932 JA yang dikendarainya masuk ke kolong Bus Mira nopol S 7281 US. Dia yang tengah membonceng calon istrinya yakni Satiyah Murodah (48) warga Desa Banjar Kemuning, Sedati, Sidoarjo Itu ditabrak Bus Mira ketika menyeberang mendadak di Jalan Raya Ngawi Maospati masuk Desa Tambakromo, Geneng, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (15/6/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kecelakaan-ngawi”]
Kedua, Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan yakni satu mobil Innova nopol AE 1162 JX,Honda Supra nopol AE 5014 JL, dan salah satu bus yang tidak diketahui identitasnya di Jalan Raya Ngawi Solo, masuk Desa Gemarang, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, Minggu (19/6/2022) pukul 10.00 WIB. Akibatnya, si pengendara motor yakni Wakini (70) warga Desa Ngale, Paron, Ngawi, Jawa Timur meninggal dunia di lokasi usai terlibat kecelakaan beruntun.
Kemudian, sebuah truk muatan tebu nopol AE 9879 UJ menabrak Bus Sugeng Rahayu nopol W 7553 UP yang berhenti mendadak di Jalan Raya Ngawi Maospati, masuk Desa Klitik, Geneng, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (2/0/8/2022). Akibatnya, pengemudi truk dan dua penumpangnya terjepit bodi bus, salah satunya anak-anak.
Adalah Joni Ferdianto (25) warga Desa Getas, Kradenan, Blora, Jawa Tengah pengemudi truk tebu yang sempat terjepit bodi truk. Istrinya yakni Widiyanti (21) beserta putrinya QA (4) berhasil.diselamatkan lebih dulu dibantu oleh warga. Namun, upaya evakuasi Joni memakan waktu agak lama. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu nengedepankan keselamatan berlalu lintas dan menaati aturan lalu lintas. [fiq/suf]






