Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 384 Penggalang Garuda dilantik dalam Peringatan ke-62 Hari Lahir Pramuka, yang digelar Kwartir Cabang Lamongan, di Pendopo Lokatantra Lamongan, Senin (14/8/2023).
Ketua Kwarcab Lamongan, Moh. Nalikan mengatakan, 384 pramuka penggalang garuda yang baru saja dilantik itu berasal dari 30 sekolah menengah pertama. Dalam peringatan ini juga dilaksanakan apel di Alun-alun Lamongan.
Apel itu sekaligus untuk memperingati 111 tahun keberadaan gerakan kepanduan di Indonesia, yang dilanjutkan dengan penampilan kolonel tongkat 100 penggalang dari SMPN 1, 2, 3, dan 4 Lamongan, sebagai simbol bahwa tongkat pramuka merupakan senjata pramuka saat berada di alam bebas.
Nalikan menyebut, peringatan hari lahirnya pramuka ini mengusung tema “Mewujudkan Sumber Daya Manusia Prefesional dan Berwawasan Kebangsaan”. Tema ini sebagai wujud semangat gerakan pramuka untuk meningkatkan SDM yang profesional.
“Mencermati sumber daya manusia kita yang ada sekarang ini masih jauh dari yang kita harapkan. Di samping itu, wawasan kebangsaan juga menjadi sangat penting agar nilai-nilai kebangsaan kita tidak luntur, tetap menanamkan nasionalisme, cinta tanah air dan semangat bela negara,” kata Kak Nalikan.
BACA JUGA:
Khofifah: Jangan Bawa Pramuka Secara Institusi ke Politik
Menurut Nalikan, penggalang garuda akan menjadi barometer karakter dan perilaku di sekolah, dengan penerapan nilai-nilai tri satya. Meningat, pramuka garuda merupakan anggota muda gerakan pramuka yang mencapai kecakapan utama dan menjadi tingkatan tertinggi pada masing-masing jenjang pendidikan kepramukaan.
“Nilai-nilai ini (tri satya) yang akan memberikan kesuksesan kepada adik-adik yang akan datang. Belajar ilmu mata pelajaran seperti matematika, fisika, sosial itu penting, tapi yang lebih penting adalah karakter kita menjadi anak yang baik, anak yang memiliki kualitas yang tinggi,” ungkap Nalikan.
“Karena semua pelajaran itu adalah kunci, isinya nanti adalah bagaimana bisa merasakan nilai-nilai hubungan antara adik-adik dengan orang tua, di sekolah pun saling guyup rukun. Nanti akan terlihat pramuka garuda menjadi barometer karakter dan perilaku di sekolah,” imbuhnya.
Nalikan juga menekankan tiga nilai penting yang terkandung dalam tri satya yang harus dipedomani, yakni rela, berani, dan setia.
Oleh sebab itu, sebagai penguatan karakter, Nalikan berharap, kepala sekolah dan kepala dinas harus menargetkan adanya pramuka garuda di setiap sekolah. Sebab, dia menilai, pramuka garuda memiliki peranan penting untuk menguatkan mental dan karakter secara berkelanjutan.
BACA JUGA:
Kabupaten Jember Miliki 140 Ribu Anggota Pramuka
“Sebelum dilakukan prosesi pelantikan, setiap anggota pramuka penggalang garuda Lamongan meminta restu kepada orang tua masing-masing di pelataran Pendopo. Kami ucapkan terima kasih kepada orangtua yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk belajar nilai-nilai kepramukaan, nilai yang akan menjadikan dasar untuk hidup di masa yang akan datang,” jelasnya.
Lebih lanjut Nalikan menuturkan, terdapat beberapa kegiatan yang telah dilakukan Gerakan Pramuka Lamongan untuk mendukung visi Lamongan, di antaranya memberikan bantuan biaya pembelajaran sekolah terdampak banjir hingga melaksanakan kursus pembinaan pramuka.
“Saat ini juga ada 34 anggota Pramuka Penegak dan Pandega Lamongan yang sedang mengikuti Raimuna Nasional di Cibubur dan ananda Nauval Raditya Baihaqi terpilih sebagai petugas pada upacara pembukaan dan Peringatan Hari Pramuka pada kegiatan tersebut,” pungkasnya. [riq/beq]






