Surabaya (beritajatim.com) – Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muhklas Ni’am mengusulkan makam Bung Tomo menjadi wisata edukasi.
Abdul Ghoni yang ziarah ke makam Bung Tomo tepat di peringatan Hari Pahlawan bersama Warga Bulak Rukem dan Anak-Anak Seusia Paud se kecamatan Bulak itu menjabarkan bahwa hal ini merupakan wisata edukasi. “Untuk memperkenalkan kepada anak anak terkait kiprah Bung Tomo dalam memperjuangkan kemerdekaan,” kata Abdul Ghoni usai ziarah, Rabu (10/11/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”Hari-Pahlawan”]
Mantan aktivis PMII ini mengatakan bahwa banyak nilai sejarah yang dapat digali dari perjuangan Bung Tomo, apalagi Bung Tomo ini erat kaitannya dengan perjuangan Arek Suroboyo.
Selain itu, ia ingin menekankan kepada anak anak akan pentingnya jasa Bung Tomo. Tanpa dia, tegasnya mana mungkin kita tidak bisa hidup seperti ini. “Maka sejarah jangan sampai putus. Di masa anak – anak perlu pengetahuan, sebab kita perlu mengetahui jasa jasa pahlawan,” tandasnya.
Ghoni juga ingin melihat apakah masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) atau tidak sebagai tindak lanjut usulan wisata edukasi. Dan ternyata, dari pengamatannya, masyarakat sangat mematuhi prokes. “Ini merupakan wisata edukasi, terkadang aneh kok anak anak rekreasi di makam seperti ini. Itu yang akan kita tarik sebagai wahana edukasi yang selama ini terhentikan karena Covid-19,” tandasnya.(asg/kun)






