Kediri (beritajatim.com) — Bertepatan dengan Hari Batik Nasional Kota Kediri meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan Award tahun 2019 dalam acara Seminar Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke IX. Tahun ini Kota Kediri mendapat penghargaan kategori “Kota Stop BABS (Buang Air Besar Sembarang) / ODF (Open Defacation Free)”, yakni dalam upaya memobilisasi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berkelanjutan berbasis masyarakat tahun 2019.
Piagam Penghargaan dari Kementrian Kesehatan yang diberikan Menteri Kesahatan RI Nila Moeloek diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu di Auditorium dr. G.A. Siwabessi, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-kediri”]Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri menuturkan dari serangkaian penilaian tersebut Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berkelanjutan bagi Kota Kediri sebagai Kota Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF).
Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa kesadaran dan memobilsasi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berkelanjutan berbasis masyarakat sehingga lingkungan pemukiman bebas dari pencemaran tinja manusia.

“Semoga dengan dukungan OPD terkait dan masyarakat yang sadar akan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga kota kediri lebih mudah dalam mencapai ODF 5 pilar,” ujar Budwi Sunu.
https://youtu.be/8D27zSpWM3M
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga memberikan penghargaan kepada 18 Kabupaten/Kota lain di Indonesia. Turut hadir dalam acara ini Kepala Daerah di Indonesia, dan juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi/Kota/Kabupaten yang hadir. [adv humas/nng]






