Sampang (beritajatim.com) – Rosi (14), pelajar penyandang disabilitas tuna daksa asal Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, membutuhkan bantuan kursi roda. Pasalnya, dengan keterbatasanya, Rosi tetap gigih bersekolah untuk meraih mimpi dan menuju masa depan yang lebih baik.
Rosi yang saat ini statusnya sebagai pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam An Nur di desa setempat, hanya bisa merangkak saat beraktivitas, meski sempat diantar saudaranya saat berangkat sekolah. Rasa percaya diri yang luar biasa itu, tentunya patut ditiru oleh penyandang disabilitas lainnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=disabilitas”]
Rosi mengatakan, walau dengan kondisi tubuh tidak normal dan tidak sempurna tetap semangat untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya, demi masa depan. “Berangkat sekolah diantar saudara dan tiba di sekolah merangkak di setiap ada aktifitas,” kata Rosi, Kamis (28/10/2021).
Dirinya berharap kepada pemerintah sekiranya bisa membantu alat untuk mempermudah aktifitas saat sekolah, atau aktifitas lainya semisal bantuan kursi roda. “Saya sangat membutuhkan kursi roda atau kursi roda 3 untuk menunjang aktifitas. Karena kami tidak mampu untuk membelinya,” ujarnya.
Terpisah, menurut Dori koordinator penyandang disabilitas wilayah Omben, sangat berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait atau para dermawan bisa membatu Rosi untuk mendapatkan kursi roda. “Kami sangat bangga pada Rosi, walau harus merangkak ke sekolah rasa percaya dirinya sangat luar biasa,” tegasnya. [sar/suf]






