Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono hadir mewakili paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud di kantor Beritajatim.com, Minggu (21/1/2024) malam.
Beritajatim.com kembali menggelar acara debat Cawapres pada pukul 18.00 WIB secara live streaming. Sejumlah narasumber hadir. Yakni, Musyafak Rouf (Ketua DPC PKB Kota Surabaya sebagai Timprov AMIN Jatim), Arif Fathoni (Ketua Dewan Pengarah TKD Prabowo-Gibran Surabaya sekaligus Ketua Golkar Surabaya) dan Adi Sutarwijono (Ketua DPC PDIP Kota Surabaya mewakili TPC Ganjar-Mahfud Surabaya).
Acara ini dimoderatori oleh Prihandari Satvikadewi M.Med.Kom, Dosen Untag Surabaya. Ada enam tema yang akan dibahas dalam debat, yaitu Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup, Sumberdaya Alam dan Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat, dan Desa.
Adi Sutarwijono yang akrab disapa Mas Awi mengatakan, bahwa visi misi paslon nomor 3 Ganjar-Mahfud, adalah yang sudah baik di pemerintahan sebelumnya ditingkatkan, yang kurang atau abai akan diperbaiki lebih cepat.
“Persoalan yang sangat krusial sekali adalah soal pangan. Kedaulatan pangan harus diupayakan. Jangan sampai disetir negara lain, bahaya sekali kalau pangan kita tidak berdaulat,” tegas Mas Awi.
Mengenai permasalahan pupuk yang mengalami kelangkaan atau harga yang mahal, hal itu harus diperbaiki. “Kalau pasangan Ganjar-Mahfud terpilih nantinya menjadi presiden dan wakil presiden, dapat mandat dari rakyat, akan diperbaiki,” tuturnya.
Terkait mafia tanah, Awi menegaskan bahwa hal itu harus diberantas, agar tidak menimbulkan ketidak adilan yang makin tajam. “Jangan ada yang memiliki tanah gurem, tapi ada yang punya tanah berhektare-hektare. Ganjar-Mahfud akan menegakkan aturan tentang sertifikasi tanah. Ganjar-Mahfud yang pasti tidak punya karakter sebagai pemimpin otoriter. Ini terlihat pada debat, Pak Mahfud selalu menghormati lawan debatnya,” pungkasnya. [tok/but]






