Sidoarjo (beritajatim.com) – Ribuan jemaah shalawat hadir dalam acara
peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah di lapangan Desa Gampingrowo Kecamatan Tarik Senin (10/10/2022) malam.
Kegiatan shalawat bareng tersebut bertambah meriah karena dihadiri Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dan para habaib. Di antaranya Habib Abu Bakar Assegaf yang dikenal sebagai wali majdub, Habib Alwi, Habib Ahmad dan Habib Umar.
Selain para habaib, juga hadir pelantun shalawat yang mempunyai suara merdu Isyroqi Nur Muhammad Limi’roji Alhafidz (Gus Roqi), putra pasangan KH Saifuddin Yahdi (Gus Fuddin) dan Nyai Hj. Mustafrida asal Mojogeneng Mojokerto.
Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Gampingrowo atas terselenggaranya kegiatan shalawat kali ini.
Menurutnya, majelis shalawat seperti ini akan membawa keberkahan bagi seluruhnya.

Tidak hanya bagi Desa Gampingrowo, tetapi juga keberkahan bagi Kabupaten Sidoarjo. Shalawat, kata Gus Muhdlor, merupakan ungkapan kecintaan umat Islam pada junjungannya Nabi Muhammad SAW.
“Bershalawat menunjukkan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Seseorang yang mencintai Nabi Muhammad SAW juga akan dicintai Allah SWT. Agar hidup kita berkah, agar keluarga kita berkah dan agar Kabupaten Sidoarjo barokah jangan tinggalkan shalawat. Kunci keberkahan adalah shalawat,” ujar Gus Muhdlor.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sidoarjo”]
Alumnus Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Lirboyo Kediri itu menjelaskan kehadiran para habaib juga dapat menjadi keberkahan bagi masyarakat Sidoarjo.
Karena itu, lanjut Gus Muhdlor, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak pernah jauh dari Dzurriyatur Rosul atau keturunan Nabi Muhammad SAW. Rasa hormat dan cinta kepada keluarga Nabi Muhammad SAW harus selalu ada dalam diri.
“Kalau mau hidupnya berkah jangan jauh dari Dzurriyatur Rosul. Jadi kita ini diwariskan hanya dua hal seperti yang dikatakan dalam hadist. Yang pertama yakni kitabullah Al Quran dan yang kedua ya ahlul bait ini,” imbuh putra KH Agoes Ali Masyhuri pendiri Pesantren Progresif Bumi Shalawat di Desa Lebo Kecamatan Sidoarjo tersebut. [isa/beq]






